<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556</id><updated>2011-07-08T10:35:22.060-07:00</updated><category term='Puisi'/><category term='Artikel'/><category term='Legenda'/><category term='input'/><category term='Hasi Daftar Siswa'/><category term='Cerita'/><category term='Biografi'/><category term='Cerpen'/><category term='Makalah'/><title type='text'>MAJU TERUS PANTANG MUNDUR</title><subtitle type='html'>Blogger ini dibuat untuk menyampaikan informasi tertentu, Baik Makalah, Artikel, Biografi, Cerita Rakyat, Legenda Batang, Puisi.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>32</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-6722245823861602709</id><published>2010-02-02T23:32:00.001-08:00</published><updated>2010-02-02T23:32:54.665-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasi Daftar Siswa'/><title type='text'>Data Siswa</title><content type='html'>&lt;iframe height='500px' width='100%' name='zoho-Data_Siswa_View' frameborder='0' scrolling='auto' allowTransparency ='true' src='http://creator.zoho.com/tugiyono/db-siswa/view-embed/Data_Siswa_View/'&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-6722245823861602709?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/6722245823861602709/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=6722245823861602709&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/6722245823861602709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/6722245823861602709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2010/02/data-siswa.html' title='Data Siswa'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-320143259147286681</id><published>2010-02-02T23:29:00.000-08:00</published><updated>2010-02-02T23:30:13.063-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='input'/><title type='text'>Input Data Siswa</title><content type='html'>&lt;iframe height='500px' width='100%' name='zoho-Data_Siswa' frameborder='0' allowTransparency='true' scrolling='auto' src='http://creator.zoho.com/tugiyono/db-siswa/form-embed/Data_Siswa/'&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-320143259147286681?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/320143259147286681/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=320143259147286681&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/320143259147286681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/320143259147286681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2010/02/input-data-siswa.html' title='Input Data Siswa'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-2194861607553633886</id><published>2009-08-12T00:17:00.000-07:00</published><updated>2009-08-12T00:18:39.813-07:00</updated><title type='text'>MERDEKA</title><content type='html'>Apa yang dimaksud Merdeka.&lt;br /&gt;Merdeka adalah bebas dari penjajahan atau bebas dari jajahan bangsa lain yang menindas sehingga kita dapat menentukan serta mengatur Negara kita sesuai dengan harapan kita, tentunya untuk lebih baik dalam segala hal. Salah satu tujuannya adalah untuk mencapai kemakmuran, keadilan sosial, kecerdasan untuk bangsa.  Itulah menurut saya pengertian Merdeka bagi bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;Jadi sangatlah pantas para pahlawan dahulu mereka berjuang sampai mengorbankan apa saja demi satu kata Merdeka. Jangankan harta nyawa pun rela untuk dikorbankan. Jadi sangat lah pantas Kita Bangga Kepada para pahlawan kita yang telah memerdekakan kita. Tau kah saudara mengapa mereka melakukan berani berkorban seperti itu “Mari kita pelajari Saudara”.&lt;br /&gt;Mari kita teliti satu persatu saudara ku, kita teliti dari tujuan para pahlawan kita saudaraku. Perhatikan kata berikut ini. Setelah saya mendapat cerita dari Pak De saya dan Embah-embah saya.&lt;br /&gt;Tujuan dari kemerdekaan kita adalah “AGAR ANAK CUCUK NYA TIDAK MENGALAMI NASIB SEPERTI SAYA” itu tutur pak de. Saudara ku apakah kalaian semua tahu apa yang dialami oleh para pejuang negara ini ? apakah saudara mengerti apa yang di rasakana mereka ? Jawab dan katakan pada ku “AKU MENGERTI” kalau saudara mengerti apa yang dialami oleh para pejuang kita dan para pahlawan kita tentunya kita tahu apa yang harus kita lakukan untuk bangsa ini saudara-saudara ku ?&lt;br /&gt;Sekarang apa yang kita lakukan kalau kita senang berkelahi dengan teman kita sendiri dengan sekolah teman sendiri. Bangga sekali rasanya kalau kita menang tawuran. Saudaraku apakah saudara telah merasakan rasa menang tawuran. Rasanya senang sekali saudaraku bangga dan puas karena saya dulu lihat tawuran di sekolah ku walaupun aku tidak ikut berkelahi tapi aku ikut saja bersama teman-teman ku. Betapa Batu itu terbang melayang di atas atap sekolah kami. Setelah ku pikir-pikir apa sih untung nya, apa sih ruginya setelah ku tahu apa yang kulakukan dan ku lihat ternyata mengejutkan saudara-saudara ku ini jawaban ku “BANGGA DAN SENANG” tapi disisih hati yang lain kita merasa sedih merasa apa kah kita pantas untuk melakukan itu ! apa kah kita pantas dan layak. Heee heeee …. Menyesal dan merana kita saya harus di ceritakan oleh pak de ku tentang perjuangan para pahlawan kita. Menangis dan sedih yang dirasakan sehingga kita tidak berani untuk menatap mata serasa tidak layak dan tidak pantas kita melakukan itu. Bahwa mereka dalam merebut perjuangan penuh dengan pengorbanan bukan harta atau benda tapi nyawalah yang mereka korbankan. Saudara-saudaraku taukah kita bisa sekolah itu kenapa ? karena jasa-jasa mereka yang tanpa pamrih berjuang dengan sepenuh hati sehingga kami bisa sekolah seperti ini. Abdaikan mereka tidak melakukan pengorbanan apakah kita bisa sekolah seperti ini. MALU jawabku ?&lt;br /&gt;Maka dari itu saya bertekad untuk berjuang di dunia pendidikan agar mereka bisa menghargai sekolah. Sebagai rasa berdosa ku untuk mengisi kemerdekaan ini. Jadi merdeka bagi saya adalah sekolah dengan sepenuh hati sehingga para guru senang pada ku sehingga aku diberi nilai bagus atau seratus. Itulah yang disebut merdeka bagi saya. Nilai yang baik dan bagus itulah yang disebut Merdeka. Bukan tawur atau bolos. Saudara-saudara…….! &lt;br /&gt;Mau  melihat Lanjutan cerita tungguh Artikel selanjutnya Yang mengulas Kemerdekaan di Dunia Penididikan di Desa Ku !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-2194861607553633886?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/2194861607553633886/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=2194861607553633886&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/2194861607553633886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/2194861607553633886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2009/08/merdeka.html' title='MERDEKA'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-4015513935618231852</id><published>2008-12-25T07:11:00.001-08:00</published><updated>2008-12-25T20:41:49.570-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Cerpen Bang</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;GAGAL MENDAPAT NILAI YANG DIINGINKAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 54pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pada saat aku berangkat ke sekolah bersama teman-teman pada jam 6.30 dan kebetulan hari Senin jadi, aku harus cepat sampai ke sekolah, biar tidak terlambat dan setelah aku masuk sekolah aku memasukkan tas ke dalam laci dan aku mengambil topi di laciku lalu aku menuju halaman sekolah karena sudah ada “Bell” jadi, aku langsung melaksanakan upacara bersama-sama temanku. Sehabis upacara aku keruang kelas dan guru-guru melaksanakan Briefing, setelah selesai Briefing guru-guru langsung masuk ruang kelas untuk memberikan pelajaran pada murid-murid lalu kelasku mendapat pelajaran pertama yaitu Matematika dan pak Guru pun memberikan soal pada muridnya dan setelah semua murid mengerjakan lalu di cocokkan dan pak guru pun mengatakan bahwa besok ulangan “Anak-anak besok hari selasa ulangan”. Murid-murid “Ulangan bab berapa pa” pak Guru “yang di pelajari bab 4 saja ya” murid “ ya...pak” dan jam pelajaran pun berganti yaitu pelajaran PKN pelajaran PKN pun di beri tugas mencatat lalu para muridpun mencatat dan setelah pelajaran PKN waktunya istirahat dan akupun keluar kelas lalu aku makan dan minum di kantin lalu aku bertanya pada Hasan “San kamu sudah ulangan matematika belum”. Hasan pun menjawab “Ulangan matematika di kelasku belum”. “Ya udah ya aku masuk ke kelas dulu ya”. “Bell” pun berbunyi dan artinya aku pun siap menerima pelajaran. Selanjutnya yaitu pelajaran IPS, pelajaran IPS pun di beri tugas 5 soal lalu para muridpun sudah mengerjakan lalu Bu guru pun mencocokkan sehabis mencocokkan para muridpun mencatat dan setelah mencatat pun ada “Bell” tanda pulang, lalu para muridpun berdo’a dan pulang. Sesampai di rumah aku istirahat makan dan minum aku pun sehabis makan dan minum, tidur-tiduran dan haripun semakin sore aku pun mandi dan gosok gigi lalu memakai pakaian dan makan dan setelah sholat magrib, aku belajar karena besok ulangan matematika, sehabis belajar aku pun ngantuk jadi aku langsung ke kamar dan tidur. Setelah bangun tidur aku mandi gosok gigi, berpakaian dan makan lalu aku berangkat sekolah seperti biasanya bersama teman-teman setelah aku masuk ke kelas akupun mengerjakan tugas tata busana dan agama kedua, pelajaran itu pun sudah selesai lalu aku bersiap untuk ulangan matematika. Soalpun sudah di beri dengan lembaran kertas lalu aku mulai mengerjakan dan teman-teman ku juga, dan waktunya sudah habis dan kebetulan aku dan teman yang lain sudah selesai mengerjakan dan esok harinya hasil ulangan dibagikan dan aku mendapatkan nilai yang tidak aku inginkan, padahal semalam aku sudah belajar, tapi hasilnya tidak seperti yang aku harapkan, aku pada saat pulang ke rumah Bapak bertanya kepada ku, “Kenapa kamu kok tampak sedih seperti itu?” aku menjawab “ia pak, aku sedih karena aku gagal mendapatkan nilai yang aku harapkan dan ternyata setelah aku mengadu pada bpak, Bapak pun memberikan dorongan padaku supaya tidak mudah menyerah, tapi aku masih merasa sedih sekali karena tidak mendapat nilai yang bagus dan akhirnya. Hari semakin sore jadi aku nonton TV dan habis nonton belajar lalu tidur. Pada keesokan harinya, aku berangkat sekolah seperti hari-hari biasanya, tapi aku lupa membawa kamus Bahasa Inggris, jadi aku pinjam saja sama Hasan. “San aku pinjam kamus Bahasa Inggrisnya”. Hasan “ini kamusnya, tapi setelah pelajaranmu selesai langsung berikan kamusnya padaku”. Aku “Ya..San, tenang saja”. Dan pelajaran Bahasa Inggris ku pun sudah selesai. Aku harus cepat-cepat memberikan kamusnya pada Hasan. “San ini kamusnya ku kembalikan, makasih ya..., san”. Hasan “Ya, sama-sama, lalu pelajaran selanjutnya sudah selesai. Kemudian aku mendengar Bell pulang, lalu para murid bersama teman-teman dan Hasan berkata pada Adi “Di kamu sudah ulangan matematika belum?” Adi “belum San.” Aku sudah Di, tapi nilaiku tidak bagus”. Akupun ikutan ngobrol “sama San, aku juga dan setelah sampai di rumah aku istirahat dan tidur, tiba-tiba Hasan datang”. Tok..tok..tok...”Assalamualaikum,” aku “walaikumsalam” San tumben kamu datang, ya karena aku ingin memberi tahu bahwa aku bersama teman yang lain bertanding sepak bola, kamu mau ikut nggak? Nggak ah aku sudah lelah, ya sudah kalau kamu mau tidur dulu”. Hasan “dah ya”. Aku menjawabnya ya... dan aku kembali tidur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-4015513935618231852?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/4015513935618231852/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=4015513935618231852&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/4015513935618231852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/4015513935618231852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/cerpen_25.html' title='Cerpen Bang'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-2120632713931914782</id><published>2008-12-25T07:05:00.000-08:00</published><updated>2008-12-27T23:12:27.112-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Cerita Jowo</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt;SIRNANIPUN ANGKARA MURKA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt;Guguripun Kumbakarna ndadosaken Rahwana sisah manahipun, Indrajit rumaos piyambakipun ingkang pantes dados senapati nggantosaken Kumbakarna ingkang sampun gugu(pejah). Pasukan Pancawati ingkang dipun pandheganidening Prabu Rama boten sanggup ngadhepi Indrajit amargi Indrajit mbekta pusaka Nagapasa ingkang saged ngedalaken maewu - ewu sawer wisa ingkang saged mejahi mangsanipun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt;Leksmana saged mejahi Indrajid kanthi migunakaken senjata panah Indrasara saderengipun Indrajit sempat ngedalaken senjata Nagapasanipun. Rahwana kaliyan sis-sisa prajuritipun boten wonten pilihan sanes kajawi kedah majeng ing &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;medan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; paprangan ngadhepi Rama. Kanthi ngedalaken sedaya kekiyatanipun Rahwana nyerang PrabuRama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt;Rama enggal - enggal ngeculaken jemparing Goawijaya saking busuripin, pranyata pas kenging sasaran, Rahwana pejah sanalika. Amargi Rahwana nggadhahi aji Pancasona, mila mayat Rahwana dipun urugi siti Gunung Rongrongan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt;Rama milih Wibisana supados dados pewaris Alengka dados raja nggantosaken Rahwana. Wibisana menika sedherekipun .Rahwana ingkang nvawiji ( bersatu ) kaliyan Rama, amargi piyambakipun boten nayogyani watak Rahwana ingkang angkara murka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt;Ngancik yuswa ingkang sampun sepuh, Wibisana lajeng martapa ing Redi Kutarunggu, tahta kerajaan dipun pasrahaken dhateng putranipun ingkang nama Bisawarna. Dening Prabu Bisawarna alengka dipun gantos narnanipun dados Singelapura. .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt;Rama, Leksmana, Sugriwa Ian Hanoman sarta prajuritipun kasil pikantuk kemenangan (kemimpangan ). Rahwana sarta prajuritipun telas dipun tumpes. Rama rumaos gurnang ( ragu ) dening kasucianipun Dewi Shinta salaminipun wonten ing Taman Argasoka.Dewi Sinta kedah nglampahi upacara panyucian kanthi mhakar badanipun, piyambak:Rikala Dewi Sinta mbesmi badanipun, pranyata Sang Hyang Agni rnandhap saking kahyangan ngayomi Dewi Broth. Dewi Sinta wilujeng Ian medal saking ungguhan latu kanthi wajah ingkang a-yu kados widadari. Menika bukti kesucian Dewi Sinta salebetipun ngabdi dhateng Prabu Rama. VVusana Rama ian Sinta wangsul ing ayodya. Rama dados raja ing Ayodya Ian Dewi Sinta dados prameswarinipun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-2120632713931914782?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/2120632713931914782/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=2120632713931914782&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/2120632713931914782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/2120632713931914782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/cerita-jowo.html' title='Cerita Jowo'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-2681984885351139646</id><published>2008-12-25T07:02:00.000-08:00</published><updated>2008-12-27T23:12:58.511-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Cerita Bahasa Jawa</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt;PAPRENTAHANIPUN NEGARA ASTINA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt;Kala semanten ingkang jumaneng nata ing Astina inggih menika Prabu Pandhudewanata. Panjenenganipun kagungan garwa kalih, inggih menika : Dewi Kanthi Nalibrata Ian Dewi Madrim. Dewi Kanthi peputra tiga : Puntadewa, Wrekudara an Arjuna. Dene Dewi Madrin peputra kalih inggih menika : Nakula Ian Sadewa. Nakula Ian Sadewa menika lare kembar. Putranipun Prabu Pandhu ingkang gangsal menika katelah Pandawa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt;Rikala Pandhawa taksih timur. Prabu Pandhu seda. Dewi Madrin ndherek bela pejah. Dados Pandhawa dipun gulawenthah dening Dewi Kanthi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt;Sasedanipun Prabu Pandhu, kraton Astina dipun titipaken dhateng ingkang raka Destarastra. Panjenenganipun wuta ( tuna netra ), pamila praja dipun pasrahaken dhateng putranipun pambajeng, Raden Duryudana ugi sinebat' Suyudana utawi Kurupati. Ingkang ngembani nglarnpahaken praja inggih menika Patih Harya Sengkuni, taksih keprenah pamanipun Raden Duryudana. Putranipun Duryudana menika cacahipun satus kawastanan Sata Kurawa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt;Sesampunipun Pandhawa semi diwasa, kepengin nyuwun wangsul negari Astina ingkang dados warisanipun Prabu Pandhudewanata. Nanging Astina dipun kekahi dening Sata Kurawa ingkang sampun kelajeng sekeca, boten lajeng dipun wangsulaken. Malah Kurawa menika kepengin nyirnakaken Pandhawa. Rahayunipun Pandhawa taksih pinayungan dening Dewa. Kurawa boten nate kasembatan anggeninipun ngaroh pejahipun para Pandhawa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt;Ing wasana negari Astina dipun suwun sarana peksan, inggih menika kanthi perang . Perang ageng antawisipun Pandhawa Ian Kurawa menika katelah perang Bharatayuda Jayabinangun ingkang kedadosan ing Tegal Kura Setra. Wontenipun paprangan menika saged kangge mbuktikaken pundi ingkang leres Ian pundi ingkang lepat. Bebasan Sapa salah seleh utawi becik ketitik ala ketara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-2681984885351139646?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/2681984885351139646/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=2681984885351139646&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/2681984885351139646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/2681984885351139646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/cerita-bahasa-jawa.html' title='Cerita Bahasa Jawa'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-7876980473788479972</id><published>2008-12-25T06:57:00.000-08:00</published><updated>2008-12-25T06:58:14.134-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Cerpen Men</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;ENTAH KENAPA AKU SELALU SUKA MELIHAT PUNCAK.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Mungkin karena kebun-kebun tehnya yang sepanjang tahun terlihat hijau segar. Mungkin karena udaranya yang selalu sejuk, bahkan bisa amat dingin. Mungkin karena aku bisa makan jagung bakar manis pedas sambil menenggak teh botol. Mungkin juga karena banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi di sekitarnya, Taman Safari Cisarua, Kota Bunga, Taman Bunga Nusantara, Taman Nasional Cibodas, Puncak Resort, Kebun Teh Gunung Mas, serta aneka kompleks peristirahatan lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Yang pasti karena aku besar dan lahir di Jakarta yang pengap dan panas, pergi ke Puncak seolah penyegaran diri. Puncak bagai arena relaksasi yang membuatku bisa selalu tegar menghadapi kesemrawutan Jakarta dari hari ke hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Sayangnya, aku bukan berasal dari keluarga berada. Jarang aku bisa jalan-jalan ke Puncak. Tidak seperti Yuri, Agnes, dan Dinda yang keluarganya mempunyai vila di Puncak. Bagi mereka, pergi ke Puncak setiap Minggu mulai terasa membosankan. Aku juga bukan seperti Ovi atau Moza yang selalu bisa jalan ke mana-mana. Mereka sudah boleh menyetir dan diberi mobil sendiri. Aku hanya pergi ke Puncak kalau sekolah mengadakan acara di sana atau ada orang yang mengajak jalan-jalan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Kamu mau ke Puncak lagi?" Ibuku, seorang ibu rumah tangga biasa dengan tiga anak, bertanya sambil menyetrika pakaian. Bapakku sedang mengajar, dia seorang guru SMP yang mengajar di tiga sekolah sepanjang pagi hingga sore agar bisa memenuhi kebutuhan keluarga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Iya. Sama Yuri juga, kayak kemarin-kemarin."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Oh, yang Bapaknya bos pabrik cat?" Boleh dibilang Ibu hampir kenal semua temanku yang pernah main ke rumah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Iya."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Pergi ke vilanya lagi dong?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Vila kakeknya."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Ya, sama lah. Apa bedanya vila Bapaknya Yuri sama vila Kakeknya? Sama-sama vila keluarganya sendiri."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Jadi, boleh Vida pergi?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Enggak nginep bareng teman kalian yang cowok kan? Itu si Agus, Rudi, sama siapa itu yang rese? Anu... si David?" Sebagai anak tertua dari tiga anak perempuan, aku mengerti Ibu mengawasiku sedikit lebih ketat dari adik-adikku yang masih SMP dan SD.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Enggaklah, Bu. Mana mau Kakek Yuri vilanya diacak-acak mereka. Kemarin-kemarin kan tiap ke vila Kakeknya, selalu teman cewek yang ikut. Sekarang Yuri malah cuma ngajak Vida."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Kok cuma berdua?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Habis yang lain pada punya acara sendiri." Aku berbohong. "Ya sudah. Kalau pulang nanti, jangan lupa beliin Ibu jagung manis sama wortel."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Sebuah BMW silver yang mulus mengilap mernasuki jalan kecil yang penuh anak-anak kecil hermain di tengah jalan. Mobil itu lantas berhenti di depan rumahku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Mbak Vida, temennya udah ngejemput." Mia, adikku terkecil yang masih kelas tiga SD, lari ke dalam kamarku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Jalan ya, Bu. Minta izin sama Bapak, Vida pulang besok sore dari Puncak. Mungkin habis magrib sampe rumah." Aku mencium tangan Ibu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Yurinya mana?" Ibu yang mengantarku sampai ke pintu depan melihat hanya Pak Andi di dalam mobil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Nanti Mbak Yuri nyusul. Dia belum mandi," jawab Pak Andi, sopir yang menjemputku, sopan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Ibu tertawa. Dia sering berkata kepadaku anak orang kaya. kebanyakan malas. Aku naik ke bangku belakang mobil. Ibu bersama Mia melambaikan tangan saat mobil BMW itu membawaku pergi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Aku menghela napas lega.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Sepertinya, semua yang sudah direncanakannya berjalan mulus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Langsung ke vila kan?" tanyaku ke Pak Andi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Iya. Mbak Yuri kan nanti malam baru ke Puncak."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Kok tadi kamu bilang Yuri nyusul?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Kan sudah dipesan begitu. Malam kan nyusul juga namanya," kata Pak Andi sambil nyengir. Dia mengambil sebuah CD dan menyetelnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Alunan lembut lagu Since I Found You dari Christian Bautista terdengar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Yuri baru beli ya?" Aku sangat suka lagu itu. Senang sekali rasanya duduk di mobil yang nyaman dengan lagu yang membuai hati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Bukan Mbak Yuri. Tadi saya yang beli. Disuruh mampir ke toko kaset beli CD ini dulu. Katanya buat disetelin selama perjalanan Mbak Vida ke Puncak."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Oh, romantisnya. Dia memang tahu seleraku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Aku sungguh menikmati lagu itu. Pasti dia terpikir untuk membelikannya setelah aku menelepon kemarin lewat wartel.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Kamu lagi suka lagu apa?" Suara gagah, tapi sopan di telepon membuai telingaku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Christian Bautista."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Yang album pertama atau yang kedua?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Ternyata, dia kenal juga dengan Christian Bautista. Aku senang karena pembicaraan kami selalu nyambung. "Yang baru dong." "Everything You Do atau Since I Found You?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Tau aja yang ngetop. Tapi Vida lebih suka Since I Found You."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Itu lagu bagus. Saya merasa harus tau semua yang lagi trend. Kalau kita enggak ngikutin selera anak-anak sekarang, nanti bisnis enggak jalan." Dia tertawa dengan santun. Itu salah satu hal yang membuatnya berbeda dengan teman-teman cowokku yang kalau tertawa, ngakak seperti orang gila. Mungkin karena dibesarkan dalam lingkungan santun dan bangsawan, lelaki ini sikapnya menjadi `sopan dan beradab'.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Dulu, kupikir sikapnya itu jaim banget dan enggak gue banget'. Semakin jauh mengenalnya, kini aku beranggapan mungkin sikapnya itu yang membuatku suka. Apakah ini juga yang dirasakan seorang artis sinetron kala bertemu cucu mantan orang nomor satu Indonesia? Yang lincah bertemu dengan yang kalem?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Mungkin sama seperti yang kurasakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Di jalan tol, Pak Andi berhenti sejenak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Ngapain berhenti? Nanti kesorean sampe Puncak."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pak Andi tak berkata apa-apa. Dia mengeluarkan sebuah kotak berwarna keemasan dengan pita berwarna senada yang tadi ditaruh dalam sebuah kantung belanjaan di bangku sampingnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Ini buat Mbak Vida. Saya dipesan suruh ngasih kalau sudah sampe jalan tol."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Aku menerima kotak itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pak Andi kembali menjalankan mobil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Aku takjub memandang kotak berwarna keemasan ini. Apa kira-kira isinya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Penasaran, kotak itu segera kubuka. Karena kertas pembungkus dan pitanya begitu indah, aku berusaha sedapat mungkin tidak terlalu merusaknya. Jujur saja, seumur hidup baru kali ini aku mendapat kado yang dibungkus dengan amat mewah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Aku melongo saat melihat isinya. Sebuah kotak bergambar handphone Nokia 7370. Apakah isinya juga handphone? Soalnya, aku pernah mendapat hadiah dari teman sekelas saat ulang tahunku yang ke-16. Di dalam kotak handphone, aku mendapat sebuah T- shirt ketat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Jangan norak Vida, aku mengingatkan diri sendiri. Lelaki itu sudah punya usaha sendiri. Memberi sebuah handphone dengan harga jutaan rupiah tidak akan membuatnya bangkrut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Tetap saja aku melongo saat mengeluarkan isinya. Benar¬benar Nokia 7370. Tanganku gemetar kala memegang handphone berwarna keemasan dengan motif daun dan bunga. Handphone yang mewah. Seingatku, di sekolah cuma Yuri dan Mathilda yang mempunyai handphone seperti ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Bagaimana aku tak gemetaran menerimanya? Sebelumnya, aku belum punya handphone. Aku pernah merengek minta dibelikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;yang murah ke Bapak, tapi tidak pernah ditanggapi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Itu sudah ada nomornya di dalam. Nada dering ama lainnya sudah diset juga." Pak Andi mengagetkanku dari pikiran yang melayang entah ke mana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Oh ya? Asik banget." Aku amat bersyukur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Tekan tombol yang itu, Mbak. Soalnya, saya dipesan agar Mbak Vida ngaktifin HP-nya."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Kuikuti ucapan Pak Andi. Setelah tombol ditekan, handphone&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;menyala. Pasti dia sudah memikirkan semuanya dengan matang. Saat aku masih mengagumi barang itu, handphone berbunyi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Aku gemetar. Sederet nomor muncul di layar. Pasti dari dia. "Halo." Biasa melihat handphone Yuri, aku sudah tau cara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;menerima clan menutup pembicaraan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Ini Mas Hadi." Dia menyebutkan nama. "Dafi tadi saya nyoba nelepon ke nomor kamu. Baru sekarang bisa masuk."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Handphone-nya juga barn diaktifin." Aku agak grogi. Aku tahu Pak Andi menguping pembicaraan. Tapi masa bodohlah. Pasti dia sudah mengatur semuanya dengan baik. Aku yakin Pak Andi tak akan membicarakan hubungan kami ke mana-mana, termasuk ke Yuri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Maafin saya lancang." Saudara Yuri ini selalu penuh tata krama. "Saya sudah berpikir mau ngasih kamu handphone dari dulu. Takutnya kamu tersinggung. Kamu suka handphone-nya?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Aku hendak berkata, 'suka banget'. Tapi yang keluar malah ucapan, "Ini terlalu mahal buat Vida."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Enggaklah. Saya lihat Yuri juga pake handphone begitu."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Sebagai saudara Yuri, dia pasti tahu temanku memakai handphone begini keren. Wajar saja, Yuri kan anak orang kaya. Tapi aku?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Nanti kalau Ibu atau Bapak di rumah nanya dari mana Vida&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;dapat handphone ini gimana? Enggak mungkin kan Vida umpetin handphone-nya di rumah?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Ngg... gimana ya?" Dia berpikir sejenak. "Kalau kamu bilang itu hadiah dari teman gimana?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Otakku bekerja. Ucapan itu memang jujur. Kenyataannya handphone ini memang hadiah dari teman. Tapi `teman seperti apa' yang bisa memberi memberi kamu hadiah semahal itu? Bisa kubayangkan Ibu dan Bapak akan terus-terusan menanyaiku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Kok diam?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Entar deh, Vida pikirin gimana cara ngasih tau Ibu sama Bapak soal handphone ini."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Oke. Bilang Pak Andi jangan terlalu pelan nyetirnya. Saya udah enggak sabar nunggu kamu. Ini lagi nyiapin barbeque di samping kolam renang."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Sejam kemudian, barulah aku tiba di vila milik Kakek Yuri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Di depan gerbang, Pak Andi perlu menelepon dulu dengan handphone-nya ke vila utama. Soalnya jarak pintu gerbang ke bangunan vila cukup jauh. Kalau Pak Andi hanya membunyikan klakson, pembantu di dalam vila sering tidak mendengar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Tak terlalu lama, muncul seorang pembantu laki-laki. Dia membukakan gerbang dengan amat sopan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Mbak Vida disuruh langsung ke kolatn renang aja. Minuman ama makanannya sudah disiapkan di sana."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Halaman yang luas, dengan banyak pohon cemara dan bunga berwarna-warni di mana-mana, menyambut mobil masuk. Ada tiga bangunan terdapat di sini. Vila utama, tempat tinggal Kakek Yuri dan dua vila lebih kecil yang biasa digunakan kerabat atau teman-teman Kakeknya menginap.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Dulu saudara-saudara Yuri, yang dari Tebet, Bogor, Bandung pada rajin kemari. Sekarang sih jarang. Lagian Kakeknya kurang suka kalau terlalu banyak tamu," kata Pak Andi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Tasku dihawa Pak Andi menuju vila paling ujung. Tempatku biasa menginap bersama Yuri. Aku yang sudah tahu letak kolam renang di samping vila utama dan vila tamu yang kedua langsung berjalan ke sana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Mas Hadi, lelaki yang tadi meneleponku, tengah sibuk di depan panci panggang untuk barbeque yang penuh dengan potongan daging, kentang, tomat, dan jagung. Dia sendirian di depan vila tamu yang kedua.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Sopir memang pernah memberitahuku, "Kalau Kakeknya Mbak Yuri enggak kemari, vila ini kosong. Paling dijaga pembantu-pembantu doang."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Bibir Mas Hadi membentuk senyum lebar melihat kedatanganku. Dia mengenakan sweater putih beraksen merah yang membuat wajahnya tampak cerah. Rambut ikalnya yang hitam tampak tebal dan berminyak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Capek di jalan?" Suaranya hangat dan menggetarkan. Aku menggeleng.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Suka lagu Since I Found You-nya?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Aku tersenyum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Saya juga beli CD Christian Bautista buat didenger di kamar. Romantis banget lagunya."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Aku tak menyahut. Entah kenapa, setiap kali bertemu dengannya, aku seperti sulit bicara. Semua hal yang sudah kupikir dan hendak kukatakan seakan menguap begitu saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Daging di atas panggangan mendesis. Dengan cekatan, tangan Mas Hadi yang berotot tanda rajin olahraga membalik daging dengan penjepit. "Mau hantu manggang?" Diserahkannya penjepit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;kepadaku. "Saya mau siapkan dulu saus barbeque lada hitamnya (II dapur. Harus langsung dibuat. Biar enak waktu disiram ke daging Panas-panas. Nyess!"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Aku membalik-balik potongan daging. Lantas, kentang, ,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;dan jagung kuoles dengan mentega yang sudah disiapkan di atas meja makan. Potongan daging sendiri kuoles dengan campuran entah apa yang sudah disiapkan Mas Hadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Sambil memanggang, kupandangi seluruh kompleks vila ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Betapa beruntungnya Yuri dilahirkan di keluarga yang kaya raya. Kalau tidak berteman dengannya, mungkin aku tak pernah bisa merasakan gaya hidup mewah. Boro-boro aku bisa memanggang daging barbeque. Di rumahku, daging hanya tersaji di meja makan saat tanggal muda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Enam bulan lalu untuk pertama kalinya aku bertemu Mas Hadi, di vila ini juga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Kenalin. Nih 'Abang gue' yang funky." Yuri memperkenalkan aku dan teman-teman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Hadi." Dia menyebut nama dengan senyum tersungging. "Panggil saya Mas aja. Anggap saya Kakaknya Yuri."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Rumahnya sebenarnya di Bandung. Kebetulan aja dia lagi kemari. Dia sih emang seperti Abang gue sendiri." Yuri menerangkan kemudian. "Kalo ada Abang gue Beni yang sekarang di Australia, mereka biasa main catur sambil ngobrol semalaman. Kalo Beni gak kemari, dia juga males kemari."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Pasti tajir." Nola yang mata duitan tertawa genit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Dia punya pabrik farmasi."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Wow!" Semua mata teman-temanku membulat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Mas Hadi muncul membuyarkan lamunanku. "Sudah matang tuh. Jangan sampai gosong," dia mengingatkan. Di tangannya, ada penggorengan datar berisi cairan kental kecokelatan yang baru mendidih. Bau saus barbeque menyebar di udara membuatku amat lapar,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Potongan daging kami atur di atas piring. Lantas saus barbeque disiramkan di atasnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Hmmm. Apa yang lebih nikmat daripada makan daging barbeque dengan saus lada hitam di udara dingin?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Ayo makan."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Sedikit grogi aku menggunakan garpu dan pisau untuk memotong daging. Tak sengaja sepotong daging mencelat jatuh. Mas Hadi hanya tersenyum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Mukaku memerah bagai kepiting rebus. Untung tidak ada Yuri atau orang lain. Kalau tidak, pasti aku habis ditertawakannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Santai aja." Mas Hadi memotong dan memakan dagingnya dengan cekatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Aku berusaha mengikuti caranya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Usai menikmati barbeque, baru aku masuk kamar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Tasku ada di atas meja di samping ranjang. Di sampingnya, ada sebuah kotak perhiasan berwarna merah berpita emas. Sebuah amplop kecil tergeletak di dekat kotak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Tulisan "untuk Vida' di amplop surat membuatku berani membukanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Kertas putih di dalam amplop itu berbunyi, "Keindahan dan kemurnian sikapmu membuatku mengerti bahwa hidup ini memang indah. Berlian pun masih tak bisa dibandingkan dengan keindahan dirimu. Hadi."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Gila!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Cuma orang mabuk atau benar-benar jatuh cinta yang bisa menulis kalimat seperti ini. Aku merasa bingung. Meski sedikit ge-er, kupikir aku tak sehebat sanjungannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Tak urung kubuka juga kotak perhiasan itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Sebuah cincin bersinar kemilau terlihat. Wow. Pasti matanya dari berlian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Kupegang dan kutatapi cincin itu. Ibuku saja tak pernah memiliki cincin bermata kemilau seperti ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Kalau kukenakan bagaimana nanti pendapat orang tuaku? Meski demikian, kucoba mengenakan cincinnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pas sekali di jariku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Tanganku yang kurus langsung terlihat menarik dengan cincin berlian menghias jari. Jam murahan yang kukenakan di pergelangan tangan menjadi semakin tidak menarik dibandingkan cincin ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Kutimang-timang cincin itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Sepertinya, Mas Hadi memang amat serius mencintaiku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Buru-buru kubereskan semua kertas pembungkus dan hal-hal lain yang sekiranya bisa membuat Yuri curiga aku punya hubungan dengan saudaranya. Jangan sampai Yuri bilang begini. "Gila lo! Pantesan lo semangat terus ke Puncak. Rupanya lo pacaran ama dia?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Kertas pembungkus mudah saja kubuang di tempat sampah. Bagaimana dengan kotak handphone? Tak mungkin kubuang karena buku petunjuk, charger, dan perlengkapan lain ada di dalamnya. Lantas hendak kukemanakan kotak perhiasan dan kartu ucapan itu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Akhirnya, aku meminta koran bekas ke pelayan. Kotak handphone dan kotak perhiasan kubungkus dengan rapi. Agar tak menarik perhatian, bungkusan koran itu kutaruh di laci. Toh, ada kuncinya. Besok saat hendak kembali ke Jakarta, baru bungkusan itu kubawa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Lantas aku mandi di shower. Air hangat yang mengguyur membuatku merasa nyaman. Aku geli memikirkan ibu yang harus repot merebus air di panci kalau adikku hendak mandi subuh-subuh. Kalau jadi orang kaya, kita tinggal menekan tombol. Mau air panas atau dingin sudah tersedia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Terus terang aku menikmati semua ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Seandainya aku bisa jadian dengan Mas Hadi, tentu aku akan bisa menikmati kehidupan seperti ini sehari-hari. Mungkin aku bisa juga memberi uang untuk sekolah adik-adikku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Gimana?" Mas Hadi menghampiriku yang sedang mengagumi aneka bunga dahlia berwarna kuning dan merah yang kelopaknya amat besar di halaman vila. "Suka dengan cincinnya?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Itu terlalu mahal dan terlalu bagus. Handphone-nya juga terlalu bagus buat saya."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Mas Hadi tertawa kecil. "Enggak ada barang yang terasa mahal untuk gadis secantik kamu."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Entahlah," aku memberanikan diri berkata jujur. "Saya malah takut memakai semuanya. Barangnya saya taruh di lemari semua." "Lho, buat apa saya beli kalau kamu enggak mau?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Aku menunduk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Saya serius dengan kamu, Vida." Mas Hadi memetik setangkai bunga dahlia berwarna merah cerah dan menyematkannya di rambutku. Aku tak kuasa menolak. Meski sedikit gemetar, kubiarkan dia melakukannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Saya banyak kenal teman-teman Yuri, juga teman-teman kakaknya yang di Jakarta. Tapi semuanya enggak membuat saya tergerak untuk mengenal mereka lebih jauh. Beda dengan kamu."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Aku mencoba untuk mengalihkan perhatian ke pegunungan yang terbentang luas di belakang vila. Kabut mulai turun membuat puncaknya tak terlihat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Mungkin karena mereka orang kaya sehingga suka bersikap sombong dan seenaknya. Saya enggak suka dengan orang yang sombong. Tapi saya yakin, kalaupun kaya raya, kamu pasti akan tetap rendah hati. Saya bisa melihat hati kamu benar-benar tulus."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Mas Hadi kan belum kenal betul sama saya?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Cukup beberapa bulan untuk mengenal seseorang lebih jauh. Saya jarang salah menilai orang. Saya yakin kamu akan menjadi istri yang baik kalau kita menikah."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Aku tersentak. Dia betul-betul ingin menikah denganku!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Kakak Yuri, Beni, yang di Australia bulan kemarin kemari. Ngobrol dengan saya. Dia bilang mau menikah enam bulan lagi sama orang Bandung. Terms istrinya bakal diajak ke Australia. Lantas dia hartanya, apa saya enggak mau menikah? Kalau saya mau menikah, dia bilang saya saja duluan, baru diatur tanggal nikahnya Beni. Kan saya lebih tua."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Aku ingat. Yuri pernah bercerita soal Kakaknya yang kini tinggal dan bekerja di Australia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Beni mau ngatur asal saya mau honeymoon di Australia. Dia bisa pilihkan tempat bulan madu yang paling mewah dan paling romantis." Mas Hadi tiba-tiba menyentuh tanganku. "Kalau kamu mau, kita bisa atur secepatnya hari pernikahan kita."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Aku tak menjawab.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Jangan terlalu lama mikirnya."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Sebuah Landcruiser hitam datang. Seorang gadis manis keluar dari mobil itu. Dia Yuri, teman sekelasku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Si centil itu sudah keburu sampai. Padahal, saya bilang dia tibanya malam saja ke sini." Suara Mas Hadi terdengar seperti mengeluh. "Kalau dia sudah datang, kita enggak bisa bermesraan lagi."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Benar ucapannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;"Jadi gimana, Vida?" Mas Hadi berbisik. "Kamu mau kan menerima cinta saya?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Aku masih diam. Pilihan ini sebenarnya mudah. Aku pasti akan menjawab ya saat ini juga seandainya....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Seandainya Mas Hadi bukan kakek Yuri dan umurnya lebih tua dariku empat puluh lima tahun!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-7876980473788479972?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/7876980473788479972/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=7876980473788479972&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/7876980473788479972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/7876980473788479972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/cerpen-men.html' title='Cerpen Men'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-8830465286669034535</id><published>2008-12-25T06:51:00.000-08:00</published><updated>2008-12-27T23:19:36.452-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Sinopsis</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:18;color:blue;"   lang="IN" &gt;Raumanen&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pengarah&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;: Marianne Katopo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Penerbit&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;: PT. Gaya Favorit Press, Jakarta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Tahun&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;: 1986&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Tebal hal&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;: 95 halaman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Harga&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;: Rp. 1.900,00&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Melihat cover buku fiksi ini, orang akan terjerat. Betapa tidak, foto gadis manis dengan hidung mancung, bibir tipis mempesona, sinar mata lembut ceria, dalam satu kesatuan wajah oval yang keibuan, didukung oleh pipi montok hasil pemotretan Leo Suryaningtyas yang jitu, menghiasi cover Raumanen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Konon, wajah buku yang baik. dapat mengangkat nama baik pengarangnya. Hal ini diperhatikan benar-benar oleh gaya Favorit&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Press , sampai-sampai foto asli seorang gadis dipajangnya. Jeratan cover terasa lebih menggaet setelah kita berkenalan dengan Raumanen, tokoh utama novel yang berhasil menyabet hadiah Buku Utama 1977 dan hadiah sastra Asia Tenggara 1982.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Alur cerita yang meloncat-loncat (absurd) dapat membuat sebagian pembaca patah semangat. Akan tetapi, jika sedikit lagi kita paksakan membacanya, akan terasa pesona Marianne Katopo yang hemat dalam pemakaian kata. namun sarat dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;filsafat dan makna. Inilah salah satu rangsangan yang menyeret kita untuk menikmati Raumanen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Raumanen, mahasiswa fakultas hukum tingkat tiga, gadis Minahasa yang cantik dan lincah adalah aktivis dalam kegiatan kemahasiswaan. Sejak kecil ia dibesarkan di tengah keluarga yang demokratis dalam menentukan pasangan hidup.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ketika ulang tahun salah seorang pelindung pergerakan mahasiswa, Manen berkenalan dengan Hamonang Pohan, yang biasa dipanggil Monang. Monang seorang pemuda Batak, mahasiswa Teknik Arsitektur ITB. la dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang masih memegang hukum adat dengan teguh. Tetapi Monang sendiri terkenal dengan julukan buaya darat dengan teori daun pisangnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Monang berhasil menggaet Manen. Hubungan mereka semula hanya bersifat persahabatan kemudian berkembang menjadi hubungan cinta kasih. Manen sendiri sebenarnya sudah tahu perihal kelakuan Monang dan teman-temannya pun sudah mengingatkan Manen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;"Komentarku?" Lori mengangkat bahunya yang molek. "Mon, kataku kepadanya aku betul-betul sayang sama Keke itu, jadi awas kalau kau praktikkan teori daun pisangmu padanya!"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;"Daun pisang?" tanya Manen dan Patrik serentak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;"Sesudah dipakai dibuang!" kata Lori menjelaskan. "Dengarlah nasihat mama Lori, Keke, dan jangan terlalu serius dengan Monang itu. Hatinya sebetulnya baik...."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;"....tetapi ia gila perempuan," sambung Manen agak kesal. "Ta, trims sudah pernah kudengar lagu itu!"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;"Kalau begitu, camkanlah!" kata Patrik pedas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Meski kita harus teliti alur yang meloncat-loncat, kita akan puas mereguk nikmat dan pesona cerita yang memantul dalam setiap adegan pergolakan jiwa dan pertumbuhan pribadi tokoh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;"Pada suatu perjalanan tamasya ke puncak, jip dinas Monang mogok berat di Ciboga. Waktu itu hujan seperti diguyur dari langit. Akhirnya Monang dan Manen memutuskan berteduh di suatu bungalow. Tadinya mereka hanya berniat duduk di beranda, menunggu redanya hujan, tetapi penjaga bungalow muncul : membukakan pintu kamar tamu, kamar makan, kamar tidur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Di tempat inilah terjadinya peristiwa yang menyesatkan. Namun Monang bertanggung jawab dan akan mengawininya. Dan kenyataannya lain, Ibu Monang telah menjodohkan Monang dengan gadis Batak pilihan ibunya. Monang sendiri tidak kuasa menolaknya. Dia kawin dengan gadis pilihan ibunya. Sementara itu janin yang dikandung Manen mengalami kelainan, bayi itu akan lahir cacat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Menurut dokter yang merawat Manen sejak kecil, Manen tidak boleh melahirkan anak, dapat jadi buta atau gila. Raumanen sangat tersiksa. la betul-betul menghadapi kesulitan dalam bidang cinta. Akhirnya, Raumanen mengambil jalan pintas, bunuh diri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Novel ini telah memberikan lebih daripada yang kita harapkan dari jenisnya. Dikerjakan dengan keterampilan teknis bercerita dan perasaan halus seorang wanita. Demikian pendapat Jakob Sumardjo, kritikus sastra.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Marianne Katopo dengan keterampilannya banyak menggunakan gaya kontras. Misalnya "Mengapa tidak? Haruskah aku kembali ke kota besar itu, yang begitu simbah sesal, begitu kaya kenangan?" Tidak dapat dipungkiri, memang banyak terdapat kata yang tidak menggunakan ejaan baku, seperti "faham"&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang mestinya paham, "berpraktek" yang seharusnya berpraktik, "nasehat" kata bakunya nasihat dan masih banyak lagi. Akan tetapi, bagaimanapun pengarang yang dilahirkan di Tomohon, 9 Juni 1943 ini, telah memberikan sumbangan novel yang mempunyai nilai prima tersendiri. Kendati tema yang disodorkan bukan tema yang spektakuler, melainkan tema yang tercerabut dari akar tradisional serta masalah adat kuno dan kawin paksa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Buku novel yang baru mengalami cetak ulang dua kali ini tercantum sebagai buku bacaan dalam kurikulum 1984 SMU (cetakan pertama 1977, kedua 1986). Buku novel ini seyogyanya dibaca oleh setiap siswa SMA dan sudah selayaknya jika penerbit mencetak&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt; ulang lagi. sehingga peminat yang membutuhkan akan mudah mendapatkannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-8830465286669034535?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/8830465286669034535/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=8830465286669034535&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/8830465286669034535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/8830465286669034535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/sinopsis.html' title='Sinopsis'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-6782495478218063444</id><published>2008-12-25T06:47:00.003-08:00</published><updated>2008-12-25T06:47:57.395-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Cerpen Choii</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;JUST FOR YOU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Seorang cewek yang berwajah dewasa dan baru berumur 15 tahun, mementingkan penampilan dan bodinya itu emang udah biasa. Termasuk juga milih warna kulit sawo matang sampai ngerasa perlu di putihi. Di jangan modern begini, dari rambut, mau warna apa aja bisa suka-suka, begitu juga masalah bodi. Tuntutan bodi kayak model inilah. Yang bikin cewek remaja kena dilema.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mereka berusaha diet dan segala cara. “Pokoknya aku pingin langsing” pikiran inilah bikin buta. Mereka jadi males makan, ngemil, apalagi makanan yang berlemak seperti gorengan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Tapi bagiku makanan itu lagi yang bikin aku ngiler, setiap ngelihat makanan yang beradonan terigu, dan sayuran itu. Cewek bernama Nuri lah yang memiliki prinsip demikian, yang penting perutnya kenyang, itu yang membuat dirinya kenyang. Cuek mengontrol makan dan yang penting kenyang membuat dirinya menerima akibat dari prinsip itu sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Nyalalah keadaan bodinya yang mengembang lebih besar dari temen-temennya yang lain, perut berlipat dua membuat Nuri selalu lamban dalam melakukan kegiatan. Tapi baginya itu nggak masalah, percaya diri yang besar ia di pertahankan selalu, apa lagi di cibir oleh orang lain, cuek saja!!? Anggap saya ayam lagi berkokok, lupakan!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Nuri!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Setiap hari telinga Nuri selalu menangkap sinyal orang yang berteriak seperti tadi. “Wiwi si super super pelit, over kontrol terhadap bodinya sendiri, itu yang membuat Nuri risih. Prinsip Wiwi berbeda yang banget dengan prinsip adiknya ini. Tapi ada kelebihan juga yang dimiliki Wiwi, dan tentunya nggak dimiliki Nuri, Satu kata yang cukup indah di dengar bagi para cewek yaitu langsing.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Hm....!!! Gumam Nuri yang duduk di sofa sambil menonton tv dengan santai. Kemalasan terpancar dari wajahnya. “Nuri !!!” bentak Wiwi yang sudah berdiri di hadapan Nuri, cemilan yang sedang di makan Nuri membuat mata Wiwi semakin terbelalak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Ce...malam itu ka...n???”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Apa?” tanya Nuri heran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Itu punyaku, camilan dari Nuri,” Nuri merengut kesal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Itu kan sudah jadi milikku”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Dasar Gembu....!!!” udah cukup makan puluhan cemilan yang ada dilemari makan, nggak sadar badan udah membengkak ya...?!” cibir wiwi begitu kesal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Nuri tidak mau kalah. “Terserah aku dong, miss slim!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Wiwi mengernyitkan dahinya, sorotan mata yang kesal menatap Nuri, seraya melengos pergi dari pandangan Nuri, Wiwi menggerutu kecut, “kamu pasti nggak akan tahan dengan kondisi badan yang gendut kayak gitu!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Gak bakalan!” sewot Nuri begitu angkuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Aku mohon...bantu aku, selama satu Minggu ini aku mau melakukan diet.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Wiwi tersentak kaget, matanya melotot seakan mau loncat posisi duduknya pun tidak rilek lagi, berubah menjadi tegang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Beneran?” teganya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Nuri mengangguk pelan dengan wajah memelas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Wiwi terdiam sejenak, “Baiklah...aku akan membantumu, kamu mau melakukan diet menurunkan berat badan itu karena Revan kan?” tuturnya dengan nada agak menggoda, kebetulan Wiwi sudah mengetahui tentang Revan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Nuri terhenyak kaget, wajahnya merah merona menahan malu, perlahan ia mengangguk dengan tersenyum manis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Sudah ku duga ha.....ha.....ha....makanya jangan bilang nggak butuh badan langsing.” Ketawa Wiwi begitu nyaring namun terasa menusuk hati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mendengar Wiwi mencibir suasana hati Nuri berubah drastis, hati yang berbunga-bunga menjadi hati yang diselubungi kekesalan, “menyebalkan!!” lengosnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Hanya untuk Revan, aku menjilat ludah sendiri, rela diet karena ingin punya badan yang langsing. Padahal gimana lagi, kalau menunjukkan bodi segede gini. Revan bisa balik lagi ke Bandung, gak mau mudik karena mual lihat kondisi badan aku, lari tunggang langgan gak baik lagi. “Pikiran Nuri terus bergejolak dalam Jeritan hatinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Beberapa hari ini, Nuri mengawasi aktivitas yang terbilang sadis, Demi mendapatkan hasil yang baik, setiap pagi joging sampai 1km di mulai dari rumah sampai perbatasan wilayah daerah sebelah. Saat siang, main karet spring minimal 100 putaran dan terkadang bermain Holla hop, Jika sempat, Nuri dan Wiwi fitnes bersama. Tidak lupa setiap sore dan malam sikap sebanyak 150 kali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sesosok Cewek yang putih bersih, serasa memantulkan cahaya bila melihatnya dan jika harus melihatnya aku terasa silau. Nuri yang menatap terus Revan yang karena itu pun serasa mau memeluknya dengan erat. Ia tengah berjalan menghampiri Nuri yang berdiri di ruang tamu, perlahan wajahnya yang agak samar itu semakin jelas paras cakepnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Dag..Dig...Dug...” jantung Nuri berdetik kencang. Penampilan Nuri yang berbeda pun terlihat menyolok (tidak gendut tidak kurus) lumayan dan semakin manis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Revan tersenyum tipis seraya berhenti dihadapkan Nuri yang mematung karena saking nervousnya. Perlahan Revan mendekati telinga Nuri, dengan lembut ia berkata, “sekarang kamu lebih seksi.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Dengan senyuman tipis pula.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mendengar itu mata Nuri semakin berbinar, wajahnya merah padam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Thanks” pelan Nuri, dengan sekuat tenaga Nuri berkata demikian seraya tersenyum manis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kata seksi emang pantas untuk Nuri tapi, bagi Nuri usahamu yang belum diketahui Revan itu hanya diartikan di dalam hati, usaha selama ini yang ia lakon amat keras.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-6782495478218063444?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/6782495478218063444/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=6782495478218063444&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/6782495478218063444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/6782495478218063444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/cerpen-choii_25.html' title='Cerpen Choii'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-7506641352614441134</id><published>2008-12-25T06:45:00.000-08:00</published><updated>2008-12-25T07:31:29.792-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Cerpen Remaja</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:18;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:18;color:blue;"   lang="IN" &gt;MASA-MASA REMAJA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:18;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pada suatu hari ada segerombolan anak, bergerombolan di Jalan yang sedang nongkrong. Yang bernama Endi lalu Endi melihat gadis cantik di komplek itu yang bernama Indri. Lalu Endi mengikuti Indri sampai kerumahnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kemudian Endi pergi karena Endi sudah tahu rumahnya Indri. Lalu Endi melihat Idri sedang pergi ke sekolah dengan teman-temannya. Ternyata sekolahnya Indri sama dengan sekolah Endi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ternyata Indri itu adik kelasnya Endi dan Endi pergi ke kantin bersama temanya. Tiba-tiba Indri datang ke kantin bersama temannya juga. Kemudian Endi berkenalan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan Indri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Hai, cewek namamu siapa ? Boleh saya kenalan nggak. Kalau namaku Endi, namamu siapa ?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“namaku Indri?” Jawab Indri sambil tersenyum. “In, nanti malam ada acara nggak. Emangnya ada apa sih tanya-tanya? Jawab indri dengan lembut. “entar malam saya jemput kamu dirumah ya?” kata Endi dengan senang. “ya deh, nanti malam saya tunggu jam 20.00 ?” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pada malam tiba Endi menata dirinya dengan memakai baju yang bagus, rapi dan wangi. Kemudian Endi meminjam motor temannya untuk menjemput Indri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Lalu endi sudah sampai di depan rumahnya Indri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Tok ! tok! Tok! Assalamualaikum” kata endi?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Walaikumsalam”. Jawab Ibu Indri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Ada apa dik” kata Ibu Indri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Bu Indrinya ada?” kata endi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Ya sebentar, saya panggil dulu”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Indonesia ...in tuh dicari temanmu, siapa bu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Oh kamu En?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Katanya mau jalan-jalan?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Oh iya saya hampir lupa?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ayo In kita berangkat sekarang. Lalu endi dan Indri pergi kerumah temannya dengan naik sepeda motor Yupiter Z, kemudian saat dijalan, motornya Endi tiba-tiba berhenti karena bensinnya habis dan Endi bertemu dengan temannya lalu bertanya kepada temannya yang bernama Aldi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Di, disini ada yang jual bensin nggak?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Oh, ada di sana.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“DI mana DI? Kata endi sambil tergesa-gesa”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Di sebelah warung makan.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Terima kasih ya.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Sama-sama”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Endipun menuju pom bensin untuk membeli bensin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Lalu endi Pun melanjutkan perjalanan untuk menuju kerumah teman Indri. Lalu sesudah sampai di rumah teman Indri. Endi dan Indri turun untuk masuk ke rumah temannya Indri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Endi bertemu dengan Beni. Lalu Beni berkata En Indonesia STNK motor gue yang dipinjam sama kamu ketinggalan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kemudian Indiripun mendengar pembicaraannya Endi dengan Beni.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Oh, kamu itu pinjem motornya Beni ya?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Sekarang kita putus!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“In, In, sebentar saja, saya bisa jelasin kok!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Nggak perlu di jelasi, pokoknya kita putus!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“In, In, tunggu dulu”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Jangan ganggu gue lagi, pokoknya kita putus!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kata Indri sambil menampar endi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Beberapa Minggu kemudian endi kesepian dan sakit karena terlalu memikirkan Indri sampai keluarganya endi panik. Karena Endi sakit sampai berhari-hari dan tidak mau makan dan minum soalnya endi tidak di putus sama Indri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Beberapa hari kemudian, endi pun sembuh dan endi pergi keluar rumah untuk menghirup udara yang segar dan endi pun pergi dengan teman-teman untuk nongkrong di tempat kesukaannya mereka tongkrongi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Lalu. Endi dan teman-teman melihat seorang gadis cantik dan endi pun berkenalan dengan gadis itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Cewek boleh kenalan nggak?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“tetapi cewek itu tetap diam dan senyum”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Boleh minta nomor hapemu nggak?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Kok, diam sih, kenapa?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Lalu cewek itu pergi dan endi mengikuti dari belakang dan endi pun mencari informasi dan endi mengetahui nama, alamat rumahnya sekaligus nomor hape. Lalu endi menelepon angel dan endi kenalan di hape sambil berbicara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Endi ngobrol terus setiap malam sama angel gadis yang cantik dan pendiam endi ngajak ketemuan di bioskop.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-7506641352614441134?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/7506641352614441134/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=7506641352614441134&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/7506641352614441134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/7506641352614441134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/cerpen-remaja.html' title='Cerpen Remaja'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-9146716756879273365</id><published>2008-12-25T06:44:00.000-08:00</published><updated>2008-12-25T20:42:17.622-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Cerpen Kang?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:23;color:blue;"   lang="IN" &gt;Kejujuran Saya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:11;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div style=""&gt;  &lt;table align="left" cellpadding="0" cellspacing="0" height="53" hspace="0" vspace="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;" align="left" height="53" valign="top"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 39.8pt; page-break-after: avoid; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:42;color:blue;"   lang="IN" &gt;W&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;ajah saya datar. Saat Wafit mengangkat tangan sebagai tanda kemenangan, setiap sikap saya biasa-biasa. Bahkan saat ketua panitia kejuaraan badminton menyerahkan piala, saya hanya tersenyum kecil. Sikap biasa-biasa ini terus berlanjut saat saya mengikuti syukuran yang diadakan kedua orang tuaku. Tetangga, keluarga, dan beberapa teman Bapak saya sengaja di undang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Hadirin bertepuk tangan, sementara saya tetap diam. Sikap itu terus berlanjut hingga keesokan harinya. Kedua orang tua saya agak mencurigai saya, namun mereka diam saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Suatu sore, dengan sepeda gunung ku, saya meluncur ke rumah adit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Selamat ya San kamu memang hebat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Cemesan mu kemarin lumayan juga. Tapi enggak apa-apa. Cemesan seorang sahabat tidak akan menyakitkan. “ Puji Adit sambil menahan rasa nyeri di dadanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Langsung saja, Dit. Aku kesini untuk memintamu membongkar semua kebohongan ini. Orang tua saya harus tahu bahwa semuanya hanya pura-pura saj.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bilang sama orang tua saya, bahwa akulah yang memintamu mengalah.......”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Adit tidak berani menyela kata-kata saya yang serius.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Dit, lebih baik aku kalah, tapi lega. Dari pada menang, tapi tidak tenang.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sambung saya. Dan sore itu, di ruang makan rumah saya, pembicaraan antara keluarga saya berlangsung tegang. Bapak saya menatap Adit serius.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Kenapa kamu lakukan itu, Dit?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“saya tidak tega, om,”kata Adit sambil mengangkat kepalanya perlahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Tapi kamu telah membohongi sahabatmu sendiri, “timpal Bapaknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Maafkan Adit, om.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Saya menarik nafas panjang. Tatapan lurus ke muka Bapak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Bukan Adit, pak tapi saya yang salah semua atas permintaan saya.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Saya menjelaskan bahwa ia terpaksa membujuk Adit agar mengalah dalam pertandingan. Ia tidak tahan oleh papinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Saya belum merasa jadi juara. Saya takut membuat papinya marah. Orang tuaku membisu. Namun sesaat kemudian, tiba-tiba ia bangkit. Tanganya menyambar pergelangan adat dan saya. Sambaran itu begitu hebat hingga kami tidak bisa meronta. Bapak mengajak Adit dan saya kehalaman belakang “Kalian tunggu disini”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Selanjutnya, Bapak masuk. Tak lama berselang, dia kembali ke halaman belakang dengan meneteng sepasang raket Bagus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Bertanding lah sebagai pemain badminton sejati. Tanpa kebohongan, tanpa kepura-puraan !” ujarnya sambil menyahkan sepasang roket itu. Hati kami bergumuruh. Mereka tak bisa protes saat disuruh besiap-siap.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Setelah memerintah mereka saling hormat, Bapak menarik tangan sebagai aba-aba dimulainya pertandingan badminton.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kami tak punya pilihan. Kamipun bertanding badminton. Saya mengeluarkan semua kemampuan saya. Teknik cemesan, bertahan, bergantian saya layangkan. Demikian juga Adit kini cemesan adit melayang sungguh-sungguh. Dan pada saat tak terduga......&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“ yaa!!! Cemesan keras Adit medarat dipojok lapangan badminton. Cemesan itu bertanda bahwa saya kalah sama Adit :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“saya langsung sadar, bahwa saya tidak apa-apanya “saya sambil menundukan kepala saya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Jangan ngomong gitu kamu juga bagus kok mainnya “kata dia yang sambil bergembira atas kemenangan pertandingan ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bapak langsung kami minuman segar sambil ngomong” kalian itu sesungguhnya kekuatan dan teknik mainya itu sama bagusnya” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-9146716756879273365?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/9146716756879273365/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=9146716756879273365&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/9146716756879273365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/9146716756879273365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/cerpen.html' title='Cerpen Kang?'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-3983688004243156491</id><published>2008-12-25T06:40:00.000-08:00</published><updated>2008-12-26T21:16:53.061-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Untuk Guru Ku</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;GURU ADALAH PAHLAWAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Guru mengajar mengajar hokum sekedar mengajar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Dihatinya terpapar agar amat cepat pintar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ilmunya di jabar tanpa hiraukan lapar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mengarahkan anak pada cita-cita yang dikejar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Siang mengajar malam belajar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Segalanya disiapkan sesuai dengan daftar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mengajarkan pendidikan berjalan lancar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sebutan “pahlawan” untuk guru atau wajar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;persatuan guru republik Indonesia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;memburu patriotik cita-cita bangsa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;untuk menjadikan putra-putri bernuansa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;meningkatkan martabat negara dan bangsa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;wahai kawan setanah air dan sebangsa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;dia tak harapkan kenang-kenang atau tanda jasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;hanyalah doa kepada tuhan yang maha esa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;agar hidupnya tentram, aman, dan sentausa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 108pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 200%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-3983688004243156491?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/3983688004243156491/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=3983688004243156491&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/3983688004243156491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/3983688004243156491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/untuk-guru-ku.html' title='Untuk Guru Ku'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-7380572315761435265</id><published>2008-12-25T06:38:00.000-08:00</published><updated>2008-12-27T23:13:28.784-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Ungkapan Hati</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;UNTUKGADISKU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Tahukah kau apa yang ku harapkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Tak memikirkan mu siang hariku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Tak membayangkan mu digelap malamku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Tak mengkhayalkamu dalam kesepianku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Tak mengingatkanmu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Tahukah kau apa yang ku inginkan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Keluar dari jerat senyummu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Menghilang dari binar tatapanmu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Menjauh dari merdu suaramu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kau ingin tahu mengapa?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Memikirkanmu itu pedih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Membayangkanmu itu pilu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Menghayalkanmu itu kecewa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Menginginkanmu itu sakit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sungguh bukan karnamu gadisku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Tapi kelemahan ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ke tak beranian ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ke tak sanggupan ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ke tidak punyaan ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Menghalangi untuk merindukanmu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mencintaimu, meraihmu,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Dan untuk memilikimu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-7380572315761435265?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/7380572315761435265/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=7380572315761435265&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/7380572315761435265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/7380572315761435265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/ungkapan-hati.html' title='Ungkapan Hati'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-1991240494009386988</id><published>2008-12-25T06:34:00.000-08:00</published><updated>2008-12-25T06:35:07.985-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>The Jungle Book 2</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 22pt; font-family: Arial; color: blue;"&gt;The Jungle Book 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div style=""&gt;  &lt;table align="left" cellpadding="0" cellspacing="0" height="44" hspace="0" vspace="0" width="41"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="padding: 0cm;" align="left" height="44" valign="top"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 32.3pt; page-break-after: avoid; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: 31.5pt; font-family: Arial; color: blue;"&gt;T&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;he original The Jungle Book was one of Disney Studios biggest hits and the last Mouse House animation directly supervised by the late, great Walt Disney himself. That was back in 1967 and it has taken all that time to tell us what happens after the man-cub, Mowgli (voice of &lt;i style=""&gt;Haley Joel Osment&lt;/i&gt;), gave up his jungle home and the companionship of his best friend, Baloo (voice of &lt;i style=""&gt;John Goodman&lt;/i&gt;), to live with the rules or the human village in The Jungle Book. 2.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Disney studios seems to he getting into the habit of taking the second tier sequels of its classics that used to go direct to video, like &lt;i style=""&gt;The Little Mermaid&lt;/i&gt; 2, &lt;i style=""&gt;Aladdin&lt;/i&gt; 2, and &lt;i style=""&gt;The Lion King&lt;/i&gt; 2, and making a run at the big screen before the little screen takes over. With such kids' flicks as Return to Neverland and &lt;i style=""&gt;The Jungle Book 2,&lt;/i&gt; it's nice to see that the effort is being made to infuse these lower budget follow-ups with the same intent and quality, if not the scope, of the originals.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;The Jungle&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt; Book 2 is an example of a Disney animation that belongs in the pay-per-view and video store shelves but gives a good enough show to satisfy the Saturday matinee kid crowd. While it doesn't have the number of songs or the original source material (after all, TJB is a Rudyard Kipling story), the screenplay by Karl Geurs does a better than Average story) of Creating it lively sequel.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Mowgli has been living in the safe, boring village since he was adopted by his little buddy Ranjan's (voice of &lt;i style=""&gt;Connor Funk&lt;/i&gt;) family and developed a crush on the girl, Shanti (voice of Mae Whitman), who got him to come out of the jungle in the first place. But, Mowgli can't forget his old best friend, Baloo (&lt;i style=""&gt;John Goodman&lt;/i&gt;), his beloved papa bear, and the laid back bruin, too, yearns to see his little man- cub pal. Even though the wise panther Bagheera (voice of &lt;i style=""&gt;Bob Joles&lt;/i&gt;) does his best to keep Baloo away from his friend, including the use of the dedicated pachyderms of Colonel Hathi's (voice of &lt;i style=""&gt;Jim Cummings&lt;/i&gt;) Elephant Patrol, it is all for naught.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                       &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Baloo may be simple but he certainly knows his own mind and he is able to get around Bags's defense, sneaks into the village to find his best friend, Mowgli, for a grand reunion. But, the noise over Baloo's quest reaches the ears of the wicked tiger, Shere Khan (voice of Tony jay), who Mowgli bested in the original. When Baloo enters the village so does Shere Khan and a big commotion ensues with the villagers battling the dreaded tiger while Shanti and Ranjan set in pursuit of the bear and Mowgli, thinking that their friend is in danger. This begins an adventure that has everyone searching for Mowgli, friend and foe alike, with thrills, spills, songs, and dance that will be one of the children's entertainment staples on home video.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;My only complaint about &lt;i style=""&gt;The Jangle Book 2&lt;/i&gt; is that it could have used another song or two. The ones that are here, though, are good fun and well staged to toe tapping pleasure. The hipster &lt;i style=""&gt;Jungle Rbytbm&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;the reprised Bare &lt;i style=""&gt;Necessities&lt;/i&gt; and the super Fun, big scale Busby Berkeley-esque swing number, “W -l – L – D” are great fun to watch and listen to, both for kids and adults.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Vocal characters arc uniformly well caste to give continuity to the characters first heard 35 years ago. Haly Joel Osment voices Mowgli with the right note throughout, even when doing a soulful solo rendition of Junggle Rhythm. John Goodman gives just the right, big-hearted, big-sized feel to the original party animal, Baloo, originally voiced by Phil Harris. Brit stage Tony Jay, gives the same sleek, sinister, and malicious not, to Shere Khan, the tiger that George Sanders gave in the original. Bob Joles also does a fine reprise of Bagheera, fist done by Sebastian Cabot. Mae Whitman and Connor funk do well as Shanti and Ranjan and veteran John Rhys-Davies gives caring, dignity to Sterling Hollway’s &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Adopted father. Cummings also gives a good imitation of &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Sterling&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; and Ranjan slithering vocal performance as the sneaky snake Kaa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Animation is simple with set backgrounds but the quality of the character animation, the fine vocal performances, lively song and-dance numbers and nice story make &lt;i style=""&gt;The Jungle Book &lt;/i&gt;2 a fun thing to see at the theater and worth to wait on honk! video (hut you shouldn't have too long to wait). The kids are going to like it. maybe even love it. I give it a B.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-1991240494009386988?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/1991240494009386988/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=1991240494009386988&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/1991240494009386988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/1991240494009386988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/jungle-book-2.html' title='The Jungle Book 2'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-6241327695847057207</id><published>2008-12-25T06:30:00.001-08:00</published><updated>2008-12-25T06:30:40.549-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Dialog Boso Jawa</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Adegan I&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Pak Guru&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Assalamualikum wr.wb&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt; siswa&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;: “walaikum salam wr.wb&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Pak Guru&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;: “&lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; siswa sadurunge wulangan kita wiwiti, ayo padha ndonga dhisik…cukup. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; siswa dina iki Pak Guru arep menehi wulangan tembang macapat. Tembang macapat iku cacahe ana sewelas, coba tulisane apa wae arane!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Adegan II&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Agus&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;: “Assalamualikum wr.wb”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Pak Guru&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;: “Walaikum salam wr.wb”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Agus&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;: “Nyuwun pangapunten pak, kula telad.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Pak guru&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;: “Iya, kena apa kowe telad Gus”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Agus&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;: “Anu pak, enggen kula tangi kesiangan.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Pak Guru&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;: “Jam piro tangimu?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Agus&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;: “Jam setengah pitu pak!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Pak Guru&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;: “Jam setengah pitu lagi tangi, lha turumu mau bengi jam piro?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Agus&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;: “Jam kalih welas kirang langkung, pak.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Adegan III&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Pak Guru&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;: “Coba ceritakna kepriye, larah-larahe kowe nganti bias telad iki”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Agus&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;: “Nganten pak, kula wau dalu ningali TV.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;                           &lt;/span&gt;Ngantos jam kalih welas pak, amargi sae filmipun lajeng kula filem, ngertos-ngertos sampun jam setengah pitu pak, mboten wonten ingkang nggugah kula. Bapak-ibu kula mboten nggalba menawi kula dereng tangi.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Pak Guru&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;: “Kepriye Gus…lha kowe iki mbok ya sing dhisiplin sithik, ngerti sesuk mlebu sekolah kok malah sekolah kok malah nonton TV nganti jam rolas, ya jelas karipan kowe.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Agus&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;: “Inggih pak, nyuwun pangapunten menapa angsal nderek wulangan pak.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Pak Guru&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;: “Oleh, nanging kowe kudu nganggo aturan yaiku kowe kudu njaluk surat keterangan terlambat karo Pak Guru BP utawa Pak Slamet, lan luwih wigati kowe kudu bias ngedum waktu, kapan sinau, kapan shalat, kapan kowe nonton TV, lan liya-liyane, yen perlu kowe gawe jadwal, ben ora lali.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Agus&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;: “Inggih pak, badhe kulae tokaken.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Pak Guru&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;: “lan anu gus, yen kowe telad sepisan maneh, kowe ora oleh mlebu kelas wis kana menyang kantor dhisik njaluk surat.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;Agus&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;: “Inggih Pak”. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-6241327695847057207?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/6241327695847057207/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=6241327695847057207&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/6241327695847057207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/6241327695847057207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/dialog-boso-jawa.html' title='Dialog Boso Jawa'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-1509799290500343082</id><published>2008-12-25T06:18:00.000-08:00</published><updated>2008-12-25T07:32:45.117-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Makalah'/><title type='text'>Hakikat Pendidikan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;BAB I&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;PENDAHULUAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Era Reformasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Masyarakat Indonesia kini sedang berada dalam masa transformasi Era Reformasi telah lahir dalam masyarakat Indonesia ingin mewujudkan perubahan dalam semua aspek kehidupannya. Euforia demokrasi sedang marak dalam masyarakat Indonesia. Di tengah-tengah euforia demokrasi ini lahirlah berbagai jenis pendapat, pandangan, konsep yang tidak jarang yang satu bertentangan dengan yang lain, antara lain berbagai pandangan mengenai bentuk masyarakat dan bangsa Indonesia yang dicita-citakan di masa depan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Salah satu ciri masyarakat demokrasi ialah lahirnya berbagai jenis pendapat sebagai pernyataan harkat manusia untuk memenuhi hak-hak asasinya untuk berekspresi. Munculnya berbagai jenis pendapat, yang tidak jarang yang satu berseberangan dengan yang lain, menandakan suatu keinginan yang sudah lama terpendam dari manusia dan masyarakat mudah untuk memperoleh kembali hak-hak asasinya yang dijamin di dalam UUD 1945. Dalam sejarah perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia yang telah lebih 54 tahun merdeka itu untuk memperoleh hak asasinya belum sepenuhnya dapat diwujudkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Dalam bidang pendidikan nasional juga telah muncul berbagai pendapat dan pandangan mengenai perlunya reformasi pendidikan nasional tuntutan reformasi total dalam kehidupan berbangsa termasuk di dalamnya reformasi pendidikan nasional semakin lama semakin perlu, mengingat proses pendidikan merupakan salah satu tuntutan konstitusi yang mengatakan bahwa tujuan untuk membangun negara yang merdeka ini ialah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan nasional merupakan salah satu tuntutan fundamental yang diamanatkan oleh konstitusi 1945. Tujuan kita membentuk negara ialah untuk melahirkan bangsa Indonesia yang cerdas. Sistem pendidikan nasional dengan demikian sangat erat kaitannya dengan kehidupan politik bangsa. Selama orde Baru telah tercipta suatu kehidupan berbangsa yang tidak sesuai dengan cita-cita UUD 1945. ternyata pemerintahan yang represif telah menghasilkan manusia-manusia Indonesia yang tertekan, yang tidak kritis, yang bertindak dan berpikir dalam acuan suatu struktur kekuasaan. Era reformasi menuntut kembali kedaulatan rakyat yang telah hilang itu. Dengan sendirinya pula pendidikan nasional haruslah dikembalikan fungsinya memberdayakan masyarakat yaitu mengembalikan kedaulatan rakyat. Pendidikan nasional perlu direformasikan untuk mewujudkan visi baru masyarakat Indonesia yaitu suatu masyarakat madani Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;B.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mengapa Reformasi Pendidikan Nasional Perlu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendidikan Nasional dan cita-cita nasional tidak dapat dipisahkan sesuai dengan amanat konstitusi. Pendidikan nasional cara untuk mencapai cita-cita nasional. Apabila kita ingin mereformasi pendidikan nasional maka perlulah sistem pendidikan nasional itu mempunyai visi yang jelas, yaitu yang sesuai dengan konstitusi ialah mewujudkan suatu masyarakat demokrasi, masyarakat yang menghargai hak-hak asasi manusia dan mengembangkan tanggung jawab anggota masyarakat untuk mewujudkan masyarakat yang dicita-citakan itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Reformasi pendidikan nasional dilaksanakan sesuai dengan visi reformasi yaitu terwujudnya tatanan kehidupan yang sesuai dengan amanat proklamasi kemerdekaan 1945 yaitu untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas. Masyarakat yang cerdas ialah suatu masyarakat pancasilais yang memiliki cita-cita dan harapan masa depan, demokratis dan beradab, menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia dan bertanggung jawab, berakhlak mulia, tertib dan sadar hukum, kooperatif dan kompetitif serta memiliki kesadaran dan solidaritas antara generasi dan antara bangsa. Masyarakat yang cerdas adalah masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada tuhan yang Maha Esa. maju dan mandiri, serta berwawasan budaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                          &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:12;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;BAB II&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;INTI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;2.1 HAKIKAT PENDIDIKAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="A"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="line-height: 150%;color:blue;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Arial;"&gt;Berbagai pendekatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Hakikat pendidikan itu dapat dikategorisasikan dalam dua pendapat yaitu pendekatan epistemologis dan pendekatan ontologi atau metafisik. Kedua pendekatan tersebut tentunya dapat melahirkan jawaban yang berbeda-beda mengenai apakah hakikat pendidikan itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Di dalam pendidikan epistemologis yang menjadi masalah adalah akar atau kerangka ilmu pendidikan sebagai ilmu. Pendekatan tersebut mencari makna pendidikan sebagai ilmu yaitu mempunyai objek yang akan merupakan dasar analisis yang akan membangun ilmu pengetahuan yang disebut ilmu pendidikan. Dari sudut pandang pendidikan dilihat sebagai sesuatu proses yang interen dalam konsep manusia. Artinya manusia hanya dapat dimanusiakan melalui proses pendidikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Berbagai pendapat mengenai hakikat pendidikan dapat digolongkan atas dua kelompok besar yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan reduksionisme&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan holistik integratif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="2" type="A"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="line-height: 150%;color:blue;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Arial;"&gt;Pendekatan Redaksional&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Teori-teori / pendekatan redaksional sangat banyak dikemukakan di dalam khazanah ilmu pendidikan. Dalam hal ini akan dibicarakan berbagai pendekatan reduksionaisme sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan pedagogis / pedagogisme&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan Filasofis / religionisme&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan religius / religionisme&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan psikologis / psikologisme&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan negativis / negativisme&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan sosiologis / sosiologismu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:12;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan Pedagogisme&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Titik tolak dari teori ini ialah anak yang akan di besarkan menjadi manusia dewasa. Pandangan ini apakah berupa pandangan nativisme schopenhouer serta menganut penganutnya yang beranggapan bahwa anak telah mempunyai kemampuan-kemampuan yang dilahirkan dan tinggal di kembangkan saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan Filosofis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Anak manusia mempunyai hakikatnya sendiri dan berada dengan hakikat orang dewasa. Oleh sebab itu, proses pendewasaan anak bertitik-tolak dari anak sebagai anak manusia yang mempunyai tingkat-tingkat perkembangan sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan Religius&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan religius / religionisme dianut oleh pemikir-pemikir yang melihat hakikat manusia sebagai makhluk yang religius. Namun demikian kemajuan ilmu pengetahuan yang sekuler tidak menjawab terhadap kehidupan yang bermoral.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan Psikologis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pandangan-pandangan pedagogisme seperti yang telah diuraikan telah lebih memacu masuknya psikologi ke dalam bidang ilmu pendidikan hal tersebut telah mempersempit pandangan para pendidik seakan-akan ilmu pendidikan terbatas kepada ilmu mengajar saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan Negativis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendidikan ialah menjaga pertumbuhan anak. Dengan demikian pandangan negativisme ini melihat bahwa segala sesuatu seakan-akan telah tersedia di dalam diri anak yang bertumbuh dengan baik apabila tidak dipengaruhi oleh hal-hal yang merugikan pertumbuhan tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan Sosiologis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pandangan sosiologisme cenderung berlawanan arah dengan pedagogisme. Titik-tolak dari pandangan ini ialah prioritas kepada kebutuhan masyarakat dan bukan kepada kebutuhan individu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Peserta didik adalah anggota masyarakat. Dalam sejarah perkembangan manusia kita lihat bahwa tuntutan masyarakat tidak selalu etis. Versi yang lain dari pandangan ini ialah develop mentalisme. Proses pendidikan diarahkan kepada pencapaian target-target tersebut dan tidak jarang nilai-nilai kemanusiaan disubordinasikan untuk mencapai target pembangunan. Pengalaman pembangunan Indonesia selama Orde Baru telah mengarah kepada paham developmentalisme yang menekan kepada pencapaian pertumbuhan yang tinggi, target pemberantasan buta huruf, target pelaksanaan wajib belajar 9 dan 12 tahun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Salah satu pandangan sosiologisme yang sangat populer adalah konsiensialisme yang dikumandangkan oleh ahli pikir pendidikan Ferkenal Paulo Freire. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendidikan yang dikumandangkan oleh Freire ini yang juga dikenal sebagai pendidikan pembebasan pendidikan adalah proses pembebasan. Konsiensialisme yang dikumandangkan Freire merupakan suatu pandangan pendidikan yang sangat mempunyai kadar politis karena dihubungkan dengan situasi kehidupan politik terutama di negara-negara Amerika Latin. Paulo Freire di dalam pendidikan pembebasan melihat fungsi atau hakikat pendidikan sebagai pembebasan manusia dari berbagai penindasan. Sekolah adalah lembaga sosial yang pada umumnya mempresentasi kekuatan-kekuatan sosial politik yang ada agar menjaga status quo hukum membebaskan manusia dari tirani kekuasaan. Qua atau di dalam istilah Polo Freire. “kapitalisme yang licik”. Sekolah harus berfungsi membangkitkan kesadaran bahwa manusia adalah bebas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="3" type="A"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="line-height: 150%;color:blue;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Arial;"&gt;Pendekatan Holistik Integratif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan-pendekatan reduksionisme melihat proses pendidikan peserta didik dan keseluruhan termasuk lembaga-lembaga pendidikan, menampilkan pandangan ontologis maupun metafisis tertentu mengenai hakikat pendidikan. Teori-teori tersebut satu persatu sifatnya mungkin mendalam secara Vertikal namun tidak melebar secara horizontal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Peserta didik, anak manusia, tidak hidup secara terisolasi tetapi dia hidup dan berkembang di dalam suatu masyarakat tertentu, yang berbudaya, yang mempunyai visi terhadap kehidupan di masa depan, termasuk kehidupan pasca kehidupan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan reduksionisme terhadap hakikat pendidikan, maka dirumuskan suatu pengertian operasional mengenai hakikat pendidikan. Hakikat pendidikan adalah suatu proses menumbuh kembangkan eksistensi peserta didik yang memasyarakat, membudaya, dalam tata kehidupan yang berdimensi lokal, nasional dan global. Rumusan operasional mengenai hakikat pendidikan tersebut di atas mempunyai komponen-komponen sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendidikan merupakan suatu proses berkesinambungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Proses berkesinambungan yang terus menerus dalam arti adanya interaksi dalam lingkungannya. Lingkungan tersebut berupa lingkungan manusia, lingkungan sosial, lingkungan budayanya dan ekologinya. Proses pendidikan adalah proses penyelamatan kehidupan sosial dan penyelamatan lingkungan yang memberikan jaminan hidup yang berkesinambungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Proses pendidikan yang berkesinambungan berarti bahwa manusia tidak pernah akan selesai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Proses pendidikan berarti menumbuhkembangkan eksistensi manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Eksistensi atau keberadaan manusia adalah suatu keberadaan interaktif. Eksistensi manusia selalu berarti dengan hubungan sesama manusia baik yang dekat maupun dalam ruang lingkup yang semakin luas dengan sesama manusia di dalam planet bumi ini. Proses pendidikan bukan hanya mempunyai dimensi lokal tetapi juga berdimensi nasional dan global.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Eksistensi manusia yang memasyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Proses pendidikan adalah proses mewujudkan eksistensi manusia yang memasyarakat. Jauh Dewey mengatakan bahwa tujuan pendidikan tidak berada di luar proses pendidikan itu tetapi di dalam pendidikan sendiri karena sekolah adalah bagian dari masyarakat itu sendiri. Apabila pendidikan di letakkan di dalam tempatnya yang sebenarnya ialah sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia yang pada dasarnya adalah kehidupan bermoral.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Proses pendidikan dalam masyarakat yang membudaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Inti dari kehidupan bermasyarakat adalah nilai-nilai. Nilai-nilai tersebut perlu dihayati, dilestarikan, dikembangkan dan dilaksanakan oleh seluruh anggota masyarakatnya. Penghayatan dan pelaksanaan nilai-nilai yang hidup, keteraturan dan disiplin para anggotanya. Tanpa keteraturan dan disiplin maka suatu kesatuan hidup akan bubar dengan sendirinya dan berarti pula matinya suatu kebudayaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Proses bermasyarakat dan membudaya mempunyai dimensi-dimensi waktu dan ruang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Dengan dimensi waktu, proses tersebut mempunyai aspek-aspek historisitas, kekinian dan visi masa depan. Aspek historisitas berarti bahwa suatu masyarakat telah berkembang di dalam proses waktu, yang menyejarah, berarti bahwa kekuatan-kekuatan historis telah menumpuk dan berasimilasi di dalam suatu proses kebudayaan. Proses pendidikan adalah proses pembudayaan. Dan proses pembudayaan adalah proses pendidikan. Menggugurkan pendidikan dari proses pembudayaan merupakan alienasi dari hakikat manusia dan dengan demikian alienasi dari proses humanisasi. Alienasi proses pendidikan dari kebudayaan berarti menjauhkan pendidikan dari perwujudan nilai-nilai moral di dalam kehidupan manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-indent: -27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;2.2 &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;PERMASALAHAN DALAM PENDIDIKAN &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sejak akhir perang dunia ke dua, pendidikan telah menjadi kegiatan utama di dunia dipandang dari segi keseluruhan pembiayaannya. Di pandang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dari segi dana umum. Merupakan yang kedua, di bawah anggaran ketentaraan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendidikan merupakan soal vital bagi tiap segi kemajuan dan perkembangan manusia, dan kedudukan dalam penentuan kebijakan nasional maupun internasional bertumbuh secara lunak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -9pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Perkembangan Pendidikan secara keseluruhan cenderung mendahului perkembangan ekonomi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -9pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pendidikan menyiapkan manusia, pria maupun wanita. Untuk memasuki jenis masyarakat yang baru sama sekali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -9pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Untuk pertama kalinya dalam sejarah, beberapa masyarakat mulai menolak banyak hal tentang “hasil yang telah terselesaikan” dari pendidikan formal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mengenai struktur sistem pendidikan, timbul berbagai keinginan dan kecenderungan. Pendidikan taman kanak-kanak yang masih tetap terbatas, umumnya merupakan bagian integral (menyeluruh) dari sistem persekolahan. Pendidikan dasar meluas dalam ruang lingkupnya dan anak-anak ingin mulai sekolah pada umur lebih muda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Jumlah tahun yang digunakan untuk bersekolah juga meningkat, dan berubah atau perbaikan sering menjurus ke pemaduan ataupun penggandengan antara pendidikan dasar dan tahun-tahun pertama pendidikan menengah. Jumlah murid di sekolah juga makin meningkat, dan tidak hanya pada tingkat rendah, pendaftaran di sekolah-sekolah lebih tinggi sampai pada perguruan tinggi memperlihatkan peningkatan besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Namun, karena jumlah pelajar makin meningkat, maka yang putus sekolah (drop-outs) dan yang tinggal kelas juga makin banyak. Pada umumnya, yang paling banyak masuk terjadi pada tingkat terendah dari sistemnya dan yang paling banyak keluar adalah di tengah jalan (terutama karena gagal) atau di puncak, setelah menyelesaikan pelajaran dengan baik. Masuk dan keluar atau pindah di tengah-tengah pendidikan memang kurang, tetapi kini mulai banyak terjadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Di negara-negara lain, kecenderungan bergerak ke arah ke daerahkan, melonggarkan penguasaan pusat dan kemungkinan keanekaragaman yang lebih besar. Namun masih merupakan faktor bahwa banyak perkembangan memperlihatkan suatu konsistensi (ketetapan) yang memang aneh, karena berbagai keadaan atau situasi itu telah timbul secara perlahan di bawah teori, tantangan dan gerakan protes yang berbeda-beda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pembaharuan (reformasi) pendidikan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kecenderungan pertama ini bergerak ke arah perubahan atau penyusunan kembali (reorganisasi) struktur pendidikan yang ada dan memodernkan metode pengajaran. Dengan atau tanpa pengikut, perubahan struktur semacam itu, pada waktunya akan terjadi hampir dimana saja. Perubahan penting juga telah terjadi di negara-negara sedang berkembang, kebanyakan di selenggarakan oleh pemerintah pusat, meskipun kekurangan peralatan dan sistem birokrasi yang kurang sehat kadang kala sangat menghambat pembaharuan itu. Karena yang diserahi tugas itu sering ingin menunggu dahulu sampai hasil-hasil Perolehan di lain negara dapat dipelajari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Perubahan (transformasi) struktur&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Di negara-negara yang telah menjalin peningkatan sosial dan politik&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada tahun-tahun terakhir ini, kejadian-kejadian telah sering mengakibatkan perubahan struktur yang cukup besar dalam dunia pendidikan, yang mempengaruhi penerimaan mahasiswa, kemudahan memperoleh pendidikan pada berbagai tingkat, perubahan kurikulum meskipun belum sangat mendalam juga mempengaruhi modernisasi metode pengajaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kritik Radikal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kecenderungan ketiga diutarakan oleh mereka yang menyetujui adanya pendidikan “tak terlembagakan” dan masyarakat tanpa sekolah formal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kritik secara jujur atau penolakan pendidikan yang “dilembagakan” mungkin menjurus ke perumusan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jalan tengah, tetapi juga dapat ke arah rencana radikal tentang masyarakat “tanpa sekolah formal” sama sekali. Teori ekstrem itu didasari gagasan bahwa pendidikan adalah variabel tak terikat dalam tiap masyarakat, dan merupakan sebab langsung dari pertentangan sosial.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4)&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ketidak puasan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kecenderungan keempat di sebabkan karena ketakpuasan pada yang berkenaan sendiri. Dan ini telah banyak berkembang di negara-negara tertentu yang pendidikannya menyangkut para ahli politik, ahli pendidikan, ahli penelitian dan para ilmuwan, maupun para siswa sendiri dan pula khalayak umum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mereka menjadi kecewa, merasa tertekan, membuang-buang tenaga, menjadi bosan atau menemukan jalan keluar bagi harapan dan cita-citanya. Keresahan mahasiswa sering merupakan tanda dalam sejarah, bila kritik secara luas mulai merongrong benteng pendidikan yang hingga waktu itu tak dapat ditembus. Meskipun demikian perhatian terhadap pendidikan belum pernah sebesar sekarang. Hai ini menjadi sebab &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;pertikaian yang memuncak menjadi pertikaian politik atau ideologi. Dalam kenyataannya, hal-hal itu telah menjadi salah satu tema utama dari pada kritik sosial mengenai pengalaman dan ideologi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mengingat keadaan-keadaan negara dewasa ini, kita dapat dan harus menyelami arti sebenarnya pendidikan dalam dunia modern ini, tidak hanya dengan menetapkan kembali kewajiban dan tanggung jawabnya kepada generasi sekarang yang harus disiapkan untuk dunia di kemudian hari, melainkan juga menganalisa atau menelaah tenaga dan mitos yang mendasarinya, kemungkinan hari depannya dan tujuan serta sasaran utamanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;2.3 &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;PEMBAHASAN MASALAH&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendidikan seumur hidup seharusnya merupakan kunci dari semua kebijaksanaan pendidikan di tahun-tahun mendatang, baik di negara yang industrinya telah berkembang maupun di negara yang sedang berkembang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Konsep pendidikan seumur hidup dapat diterapkan dengan berbagai jalan, sebanyak adanya negara di dunia ini. Misalnya : memerlukan penyusunan kembali seluruh pendidikan. Di dalam maupun di luar sekolah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan di dasari prinsip pendidikan seumur hidup.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendidikan harus diberikan dengan berbagai cara. Yang penting bukan bagaimana seseorang telah dididik, tetapi pengetahuan apa yang dengan nyata telah di peroleh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Tiap orang seharusnya memiliki kebebasan lebih besar dalam memilih apa yang akan dipelajari, dan penyelangan pelajaran jangan sampai menghalangi seseorang untuk kemudian meneruskan lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendidikan bagi kanak-kanak usia prasekolah harus menjadi tujuan penting bagi strategi pendidikan di hari mendatang. Pendidikan kanak-kanak usia prasekolah (mulai dari umur 2 atau 3 tahun) perlu diorganisasi berdasar pada pola bebas, luwes dan dapat menemukan cara-cara terbaik agar keluarga dan masyarakat setempat bersedia kerja sama dan bersama-sama memberikan biayanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Berjuta kanak-kanak dan anak muda masih belum memperoleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pendidikan. Pendidikan dasar secara umum yang diselenggarakan menurut keperluan dan dana nasional, seharusnya merupakan tujuan kebijaksanaan yang diprioritaskan di hari mendatang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Usaha menyeluruh untuk membuat pendidikan dasar tersedia bagi semua anak, merupakan proyek jangka panjang. Tetapi pengetahuan secara luwes yang memungkinkan penggunaan ruang sekolah dasar secara lebih intensif dan lebih luas, dapat sangat bermanfaat guna mengatasi akibat jelek dari “kelaparan” pendidikan yang sekarang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendidikan seharusnya bertujuan tidak hanya untuk melatih anak muda dalam &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;pekerjaan kelas, tetapi juga untuk melengkapinya agar dapat menyesuaikan diri dalam berbagai pekerjaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Walaupun peranan utama pendidikan adalah memberikan latihan dalam suatu kejujuran, namun sistem pendidikan jenis tradisional tidak mampu memberikan latihan yang tepat dapat mengikuti persyaratan kerja yang terus berubah dalam industri modern.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kewajiban latihan teknis seharusnya tidak khususnya jatuh pada sistem sekolah. Itu sebaiknya dilakukan bersama oleh sekolah, perusahaan ekonomi, industri, dan pendidikan luar sekolah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Guna memenuhi kewajiban dan harus tumbuh dalam latihan teknis, pendidikan memerlukan bantuan dari lembaga-lembaga lain. Dan ini membutuhkan kerja sama secara aktif antara pendidik, pemimpin perusahaan dan industri, pekerja dan pemerintah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendidikan tinggi perlu diperluas dan dibuat cukup bervariasi untuk memenuhi keperluan perorangan dan masyarakat. Sikap tradisional terhadap universitas harus berubah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pemerintah umum terhadap jenis-jenis baru lembaga pendidikan tinggi akan membantu dalam menghilangkan tekanan yang terlalu banyak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di bebankan pada universitas jenis tradisional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kemungkinan masuk ke berbagai jenis pendidikan dan pekerjaan seharusnya hanya tergantung dari pengetahuan, kemampuan dan kecakapan seseorang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Penilaian wajar dan baik dari kemajuan yang dicapai murid atau mahasiswa seharusnya berdasar pada penelaahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pekerjaannya selam jangka waktu tertentu dan bukan hanya pada hasil ujiannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pengembangan pendidikan orang dewasa, di dalam dan di luar sekolah, seharusnya merupakan tujuan yang mendapat prioritas dalam strategi pendidikan di waktu sepuluh tahun mendatang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendidikan orang dewasa dapat langsung mempengaruhi kemajuan anak-anak di sekolah karena pendidikan dasar dan tingkat pendidikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;orang tua tidak dapat dipisah-pisahkan. Anak-anak tidak dapat dididik&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara baik dan lancar dalam lingkungan buta huruf.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Semua usaha pemberantasan buta huruf harus diselenggarakan ke arah tujuan negara dalam perkembangan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sosial dan ekonomi. Pemberantasan buta huruf seharusnya mempunyai dua tujuan dasar :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -9pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pertama, melek huruf fungsional di antara kalangan pekerja di mana dorongan untuk melek huruf adalah yang terbesar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -9pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kedua, melek huruf secara massal di mana keadaan sosial untuk perkembangan-politik, ekonomi, dan budaya-memungkinkan masyarakat dapat ikut serta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -9pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bahwa terdapat pendidikan diri sendiri yang meliputi laboratorium bahasa, perpustakaan, bank data, dan peralatan audio-visual, sebagainya dipersatukan ke dalam semua sistem pendidikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Berbagai jalan baru telah di ambil dalam pendidikan dan perluasan fasilitas pendidikan telah membantu meningkatkan dasar dan praktek belajar sendiri. Bagi setiap orang seharusnya disediakan sarana, peralatan dan insentif guna membuat belajar sendiri menjadi suatu kegiatan yang produktif dan menguntungkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sistem pendidikan seharusnya di gambarkan dan direncanakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam rangka kemungkinan-kemungkinan yang di berikan oleh teknik pendidikan baru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Hingga kini sistem sekolah biasanya tak mampu menggunakan kemungkinan-kemungkinan baru yang di berikan oleh kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan secara teratur dan sistematis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Program pendidikan guru seharusnya memanfaatkan sepenuhnya metode dan alat bantu mutakhir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sumber-sumber baru yang diberikan teknologi pendidikan sebaiknya di perkenalkan dan dimasukkan secara sistematis dalam lembaga pendidikan guru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:12;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"  &gt;2.4 &lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Hang Out&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Secara devinisi, sebenarnya tidak ada pendidikan untuk masyarakat madani Indonesia. Oleh karena pendidikan merupakan bagian yang integral dan kegiatan dari masyarakat dan kebudayaannya, maka yang lebih tepat adalah pendidikan dalam masyarakat madani Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendidikan dalam masyarakat madani Indonesia tidak lain ialah proses pendidikan yang mengakui akan hak-hak serta kewajiban perorangan di dalam masyarakat. Dalam suatu masyarakat yang demokratis, hak-hak dan kewajiban tersebut merupakan batu landasan dari masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Proses pendidikan yang berakar dari kebudayaan, berbeda dengan praktis pendidikan yang terjadi dewasa ini yang cenderung mengalienasikan proses pendidikan dari kebudayaan. Kita memerlukan suatu perubahan paradigma dari pendidikan nasional untuk menghadapi proses globalisasi dan menata kembali kehidupan masyarakat Indonesia. Cita-cita era reformasi tidak lain ialah membangun suatu masyarakat madani Indonesia. Oleh sebab itu paradigma baru pendidikan nasional diarahkan kepada terbentuknya masyarakat madani Indonesia tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendidikan kita dewasa ini belum menunjang jiwa reformasi yaitu yang menginginkan masyarakat demokratis, masyarakat terbuka, pemerintahan yang bersih, masyarakat transparan, dan bukan karena kolusi ataupun untuk kepentingan kelompok sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendidikan nasional kita dewasa ini yang telah terpisah dari kebudayaan, baik kebudayaan daerah maupun kebudayaan nasional. Dengan demikian pergeseran paradigma masyarakat Indonesia dalam memasuki kehidupan baru milenium ketiga, antara lain memerlukan strategi reformasi pendidikan nasional sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pranata sosial pendidikan keluarga. Sekolah haruslah dijadikan pusat pengembangan kebudayaan daerah dan nasional. Untuk mencapai tujuan tersebut antara lain perlunya kebijakan pengambangan bahasa daerah di lembaga-lembaga pendidikan dasar, menengah dan tinggi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Visi pendidikan nasional berakar dari kebudayaan nasional, perlu dijabarkan secara rinci dalam semua program pendidikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Prinsip-prinsip kehidupan nasional yang berdasarkan pancasila perlu dilaksanakan di dalam kehidupan nyata dalam seluruh lembaga pendidikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Menghidupkan dan mengembangkan tata cara hidup demokrasi. Proses belajar dikembangkan dalam suasana demokrasi, artinya pendidikan bukan menggunakan “Sistem Bank” tetapi yang menghidupkan berpikir mandiri dan kritis, dapat berdialog dan menerima pendapat orang lain berbeda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Desentralisasi dan Sentralisa pengelolaan pendidikan yang seimbang. Oleh karena itu pendidikan nasional harus mempunyai visi untuk dapat memberdayakan rakyat banyak sehingga rentan terhadap perubahan-perubahan global yang menimpanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;BAB III&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;PENUTUP&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;3.1 KESIMPULAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Era reformasi adalah era untuk terciptanya suatu masyarakat terbuka dan percaya kepada partisipasi masyarakat di dalam pengembangan dirinya sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Syarat-syarat untuk meningkatkan akuntabilitas pendidikan tinggi kita ialah semakin bosannya partisipasi masyarakat di dalam membangun pendidikan tingginya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan mengenai hakikat pendidikan dapat digolongkan atas dua kelompok besar, yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 48pt; text-align: justify; text-indent: -12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan reduksionisme&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 48pt; text-align: justify; text-indent: -12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendekatan holistis integratif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Hakikat pendidikan adalah suatu proses menumbuhkembangkan eksistensi peserta didik yang memasyarakat, membudaya dalam tata kehidupan yang berdimensi lokal, nasional dan global.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;3.2 SARAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ilmu merupakan imamnya amal, sehingga untuk berbuat sesuatu agar berhasil lebih baik dan tanpa kesulitan, seseorang harus memahami atau menguasai ilmunya, terlebih dahulu serta menghantarkan seseorang ke tingkat keimanan yang lebih tinggi dan ketakwaan yang sepenuhnya kepada sang pencipta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sehubungan dengan perbuatan tugas ini, kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari semua pihak, untuk dijadikan landasan dalam penyempurnaan tugas ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top: 0cm;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%;color:blue;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Arial;"&gt;Fernandez perez, Miguel . 1982 . &lt;i style=""&gt;Krisis Dalam Pendidikan&lt;/i&gt; . Jakarta :      PN Balai Pustaka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%;color:blue;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Arial;"&gt;Prof . Dr. Tilaar , H.A.R.M.Sc.Ed. 2002 . &lt;i style=""&gt;Pendidikan dan Masyarakat madani      Indonesia &lt;/i&gt;. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/77517110/763b6e2e/Makalah_Hakikat_Pendidikan.html"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;MAU DONWLOAD CHOOIII Monggo&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-1509799290500343082?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/1509799290500343082/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=1509799290500343082&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/1509799290500343082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/1509799290500343082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/hakikat-pendidikan.html' title='Hakikat Pendidikan'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-613737832685674809</id><published>2008-12-25T06:03:00.000-08:00</published><updated>2008-12-25T20:32:55.479-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Makalah'/><title type='text'>Khilafah</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:15;color:blue;"   lang="IN" &gt;Khilafah Bani Umayah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:15;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Faktor-faktor penyebab dinasti bani umayah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sistem pergantian kolita melalui garis keturunan merupakan sesuatu yang baru bagi tradisi Arab.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Latar belakang terbentuknya dinasti bani umayah tidak bisa dipisahkan dari konflik-konflik politik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Munculnya pertentangan etnis antara suku arabia utara (Bay Qays) dengan suku arabia selatan (Banika).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sikap hidup mewah di lingkungan istana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;e.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Munculnya kekuatan baru yang di pelopori oleh keturunan Al-Abas Ibnu Abdul Muthalib yang mendapatkan dukungan dari Bani Hasyim, syiah dan mawali Pendiri dinasti Abbassyah adalah Abdullah, Al Sattah Ibnu Muhammad, Ibnu Alf, Ibnu Abdullah, Ibnu Al Abas. Masa pemerintahannya pada tahun 132 H (150M) – 656 H (1258 M).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Menurut para sejarawan bani Abas dibagi menjadi 5 periode :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Periode I (132 H/75 M – 232 H/847 M) disebut periode pengaruh persiya pertama).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Periode ke II (232 H/847 M – 834 H/945 M) disebut masa pengaruh Turki pertama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Periode ke III (334/945 M – 447 H/1055 M) masa dinasti bualy disebut masa pengaruh persiya ke 2.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Periode ke IV (447 H/1055M – 590 H/1194 M) masa diansti bani Salju disebut masa pengaruh Turki ke-2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Periode ke IV (590H/1194H – 656 H)/5258 M) di masa khalifah besar yang berkuasa di sekitar kota Baghdad Al-Saffah : pertumbuhan darah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Puncak keemasan dinasti Al-Bastiyah di perintah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Khalifah Al Mahati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Khalifah AL Nadi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Narun AL Rasyid&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Khalifah Al Makmun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Khalifah Al Muktasyim&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Khalifah Al Wasyi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Khalifah Al Mutawahil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bapak pembina 1 Bapak khalifah : Abu Jafar AL Mansyur &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ciri-ciri yang menonjol bani Abbas :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Berpindahnya Ibu Kota ke Badal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Dalam menyelenggarakan negara sudah ada jabatan watir yang mengepalai departemen-departemen &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sudah terbentuk tentara yang profesional&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Lembaga pendidikan terdiri dari 2 tingkat yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%;color:blue;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Arial;"&gt;Maktah/Kutatah dan masjid&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%;color:blue;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Arial;"&gt;Tingkat pendalaman, di      samping itu kemajuan di tentara ada 2 hal yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Terjadinya asimilasi antara bangsa arab dengan bangsa Arab dengan bangsa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Gerakan terjemahan berlangsung dalam 3 fase yaitu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Fase pertama &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; khalifah Al Mansyur – Harun Al Rasid&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Fase kedua &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; Al makmuh sampai tahun 300 H&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Fase ketiga &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; setelah tahun 300 H&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pengaruh gerakan penerjemahan membawa kemajuan di bidang Ilmu pengetahuan umum dan agama seperti :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Di bidang tafsir &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Tafsir bil Ma’tsur&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Tafsir bil Rasulullah’yi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Di Bidang Aliran Teologi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;- Ada untuk masku (Hauf, Maki, Syaffi, Hambal) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Di bidang aliran Teologi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pada masa Bani Bani Umayah Khawaij, Murjizh dan Murtadilah (Abu Al Huzail dan Murtadilah (Abu AL Huzail AL Allaf)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pada masa Bais Abbas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Aliran Al Asyariyah &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; Abu Al Hasan Al Asyari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pada ahli dalam berbagai bidang, seperti :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Astronomi &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; AL farati (Al Farqani) &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; Astrolog&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kedokteran : Al Razi, Ibnu SIna &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; AL Qaum Al Thibb&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Optika &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; Abu Ali AL Hasan AL Hastami (Al Nazm)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Matematika &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; (Ilmu Al Jabar) Muhawal Ibnu Musa AL Fhawaritm &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; Al Jabar Wa Al Muqabbalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sejarah : Al Masudi &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; Maruj Al Zahub wa ma’adin AL Jawahir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Filsafah : Al Farabi, Ibnu SIwa, Ibnu Riyd.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Dinasti - dinasti yang lahir dan melepaskan diri dari kekuasaan badui antara lain :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Yang berbangsa persia, seperti :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Thohiriah, Satariah, Samania, Sajjiah dan Huaihiyah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Yang berbangsa Turki seperti :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Turuni, Iqsidiah, Ghosnawiyah, Dinasty saljok rum dan saljuk kirak. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3)&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Yang berbangsa Korgi arab, seperti :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Al Barzugani, Abu Abi, AYubia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4)&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Yang berbangsa Arab seperti :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Idrisia, Ahlabiah, Hulafia, Alawiyah, Hamdaniyah sbb &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;5)&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Yang mengaku dirinya sebagai khilafiah, seperti :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Umayah di Spanyol, Fatiniah di Mesir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Faktor yang menyebabkan pemikiran bani abas dalam periode ini adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Luasnya wilayah perluasan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ketergantungan kholifah kepada angkatan bersenjata sangat tinggi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Keuangan negara sangat sulit karena untuk membiayai tentara sangat besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Faktor-faktor penyebab kemunduran Bani Abas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Persaingan antar bangsa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kemerosotan ekonomi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Konflik keagamaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ancaman dari luar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Perang suci &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; Perang salib&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Faktor –faktor menyebabkan kemunduran Bani Abbas :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Secara umum&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Persaingan antara bangsa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kemerosotan ekonomi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Konflik keagamaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ancaman dari luar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Islam di Spanyol dan Pengaruhnya terhadap Ronaisans di Eropa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Masuknya Islam ke Spanyol &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Gubernur Afrika Utara pada masa Abdul Malik atau 3 pahlawan besar antara lain :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Taraf Ibnu Malik &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; perintis &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Musa bin Nuradi &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; penjaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Thariqbin ziyad &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; penakluk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;B. Perkembangan Islam di Spanyol&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;- ada 6 periode&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Periode pertama (711 – 755 M)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Periode kedua (755 – 912 M)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Periode ketiga (912 – 1013)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Periode keempat (1013 – 1086)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Periode kelima (1086 – 1248)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Periode keenam (1248 – 1492)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Periode Pertama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;para pemimpin bergelar wali&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;para penguasa Abdurrahman Ad Dakhil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Hisyam I, hakam Abd Rahman Al Husath&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Muh Ibn Abd Rahman, Munzil Ibn Muhammad dan Abdullah Ibn Muhammad &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Periode Ketiga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;para pemimpin bergelar Ah Nasir – Munculnya Raja kelompok (Mulukuth Thawai).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Khalifah periode 3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Hakam II&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Hisyam II&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Periode Keempat (1013 – 1086 M)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Negara pecah menjadi 30 negara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Negara tersebut di bawah pemerintahan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Al Mulukul Thawal (Raja-raja golongan)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;pusat pemerintahannya : serette, cordam dan toldo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Periode Kelima (1086 – 1248 M)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Dinasti Murabithin (1086 – 1143 M) &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; Yusuf Ibn Tasyim &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Dinasti Muwahidum (1146 – 1235) &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; Muh Ibn Tumat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Periode Keenam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bani Amar (1232 – 1492 M) &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; Grand&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;A. Kerajaan Usmani&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Didirikan oleh Usman I di Turki. Pada masa- ini mengalami beberapa kemajuan, yaitu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;a.&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Militer dan pemerintahan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Diperkenalkan pertama kali oleh orkhan. Ada dua jenis kemiliteran. yaitu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;•&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;Jenissari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;•&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;Thaujiyah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;b.&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Ilmu pengetahuan dan budaya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;•&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;Persia : menekankan pada etika dan, tata krama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;•&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;Baizantium : menekankan sistem pengorganisasian pemerintahan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;•&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;Arab :menekankan masyarakat dan keagamaan, serta ekonomi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;c.&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Bidang keagamaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Orang Turki Usmani sangat patuh dengan para ulama. Mufti yaitu orang yang memberikan fatwa. sedangkan toriqot yaitu jalan menuju dekat kepada Allah. Ada dua macam toriqot:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;•&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;Bekhtosyi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;•&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;Maulavi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;B. Kerajaan Syafawi di Persia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kerajaan ini didirikan oleh Safi Aldin. Namun adapula yang mengatakan bahwa pendiri kerajaan ini berasal dari keturunan Syiah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Guru Syafi Aldin di sebut Zahil al Ghilani, yaitu: Ibrahim. Syahidi Aldini mendirikan sebuah Tariqat yang di sebut "Tariqat Safawivah". Kemajuan yang di capai Safi Aldin:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bidang Ekonomi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bidang Ilmu Pengetahuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bidang Pembangunan Fisik dan Seni&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;C. Kerajaan Mughal di India&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kerajaan ini merupakan salah satu hasil pemberontakan Islam. vaitu 1 Irnur Lenk. Didirikan oleh Zahirudin Bagir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;1). Puncak Kejayaan Tiga Kerajaan Besar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;a.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Kerajaan Usmani mengalami puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Sulaiman Al Qauni pada tahun 1520 - 1566 M.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;b.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Kerajaan Syafawi mengalami kejayaan pada masa pemerintahan Bani Abas I pada tahun 1588-1628 M.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;c.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Kerajaan Mughal mengalami puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Akbar pada tahun 1542-1605 M. Sultan Akbar adalah seorang pemimpin di India yang buta dan tidak bisa menulis tetapi is dapat membaca Al-Qur'an.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;E. Kemunduran Tiga Kerajaan Besar ( 1700-1850 M )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;a.&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Faktor kemunduran Kerajaan Usmani&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Wilayah kekuasaan yang sangat luas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Heterogenitas penduduk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kelemahan para pemimpin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Adanya budaya PungLi ( Pungutan liar )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pemberontakan tentara Jenissari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Merosotnya Ekonomi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Terjadinya Stagnasi ( tidak dapat berkembang ) dalam perkembangan ilmu dan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Teknologi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;b.&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Faktor kemunduran Kerajaan Syafawi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;8.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Setelah masa Abbas I, para raja Kerajaan Syafawi sangat lemah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;9.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Konflik dengan Kerajaan Usmani&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;10.&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Dekadensi moral ( kemerosotan moral ) yang melanda para pemimpin Kerajaan Syafawi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;11.&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pasukan Ghulab ( Bdak-budak ) yang di bentuk Abbas I tidak memiliki semangat perang sebagaimana pasukan Gisilbas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;12.&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sering terjadinya konflik internal dalam perebutan kekuasaan di kalangan keluarga istana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;c.&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Faktor kemunduran Kerajaan Mughal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Terjadinya stagnasi dalam pembangunan militer&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kemerosotan moral dan gaya hidup mewah di kalangan elit politik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Semua pewaris tahta Kerajaan pada masa terakhir adalah orang-orang yang lemah dalam bidang kepemimpinan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Terjadi konflik antar agama yang sangat sukar di atasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/77515568/9aa1108c/khilafah_Bani_Umayah.html"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;MAU DONWLOAD CHOOIII&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-613737832685674809?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/613737832685674809/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=613737832685674809&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/613737832685674809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/613737832685674809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/khilafah-bani-umayah-faktor-faktor.html' title='Khilafah'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-8143145710670578427</id><published>2008-12-25T05:59:00.000-08:00</published><updated>2008-12-25T20:33:43.421-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Makalah'/><title type='text'>Fiqih</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   &gt;DASAR-DASAR FIQIH ISLAM&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:13;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:13;color:blue;"   lang="IN" &gt;Istihsan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Istihsan menurut bahasa berarti &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;menganggap baik terhadap sesuatu. Menurut istilah ahli usul fiqih istihsan ialah meninggalkan &lt;i style=""&gt;qiyas jaly&lt;/i&gt; (jelas) untuk berpindah kepada &lt;i style=""&gt;qiyas kafi&lt;/i&gt; (samar-samar) atau dari &lt;i style=""&gt;hukum kully&lt;/i&gt; (umum) kepada hukum &lt;i style=""&gt;Juz’i &lt;/i&gt;atau &lt;i style=""&gt;Istisna’i &lt;/i&gt;(pengecualian) karena ada dalil yang membenarkan perpindahan itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Contoh Istihsan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1)&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Istihsan yang mengutamakan qiyas kafi dari pada qiyas jaly. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Qiyas &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;: wanita yang haid diqiyaskan kepada orang junub. Illatnya sama yaitu tidak suci, sehingga orang yang haid haram membaca al-Qur’an.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Istihsan &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;: Orang yang haid berbeda dengan orang yang junub, karena haid waktunya lama. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2)&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Berpindahnya hukum Kully kepada hukum Istisna’i.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Misal : Jual beli salam (Sistem pesanan).Menurut dalil Kully, syara’ melarang jual beli yang barangnya tidak ada pada waktu akad. Sedangkan berdasarkan istihsan diperbolehkan dengan alasan manusia berhajat kepada itu dan sudah menjadi adat mereka serta dianggap membawa kebaikan bagi manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kehujjahan Istihsan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Para ulama berbeda pendapat tentang kehujjahan istihsan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Golongan syafi’iyyah menolak Istihsan, karena berhujjah dengan istihsan dianggap menetapkan suatu hukum tanpa dasar yang kuat hanya semata-mata didasarkan pada hawa nafsunya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Golongan Hanafiyah dan Malikiyah memperbolehkan istihsan dengan pertimbangan istihsan merupakan usaha melakukan qiyas kafi dengan mengalahkan Qiyas Jaly atau mengutamakan dalil yang istisna’i dari pada yang kully.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:13;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;B.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:13;color:blue;"   lang="IN" &gt;Istishab&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pengertian Istihsan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Menurut ulama Ushul Fiqih, Istihab ialah menetapkan suatu hukum berdasarkan status hukum yang berlaku sebelumnya, selama tidak ada hukum yang merubahnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:12;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Contoh Istishab&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Seorang yang ragu-ragu apakah ia sudah berwudhu atau belum. Dalam masalah ini, ia harus berpegang pada ketentuan humum asal, yaitu “belum berwudhu”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Seorang yang sudah berwudlu kemudian ragu-ragu apakah batal atau tidak maka hendaklah menetapkan hukum yang awal yaitu ada wudlu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kehujjahan Istishab&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;v&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kaidah pertama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“&lt;i style=""&gt;Asal sesuatu itu tetap sebagaimana adanya”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;v&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kaidah kedua&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“&lt;i style=""&gt;Asal hukum sesuatu adalah boleh.(mubah)”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;v&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kaidah Ketiga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Apa yang tumbuh dengan yakin, tidak hilang karena adanya keragu-raguan”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:13;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;C.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:13;color:blue;"   lang="IN" &gt;Mashalihul Mursalah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pengertian &lt;i style=""&gt;Mashalilhul Mursalah&lt;/i&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Menurut bahasa berarti kemaslahatan yang terlepas. Menurut istilah ialah penetapan sebuah hukum berdasarkan pada kemaslahatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Contoh&lt;i style=""&gt; Mashalilhul Mursalah&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Diantara contoh mashalihul mursalah tidak ada petunjuknya dari syara’ yang ditetapkan oleh para sahabat, tabi’in, dan para Mujtahid adalah membuat penjara, mencetak uang, mengumpulkan dan membukukan ayat-ayat Al-Qur’an. Ditetapkannya pajak penghasilan, serta surat nikah sebagai bukti sahnya perkawinan dan lain-lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kehujjahan Mashalihul Mursalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Hukum Islam diciptakan adalah untuk menuju kemaslahatan manusia pada semua tempat dan waktu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Jumhur ulama menolak mashalihul mursalah sebagai sumber hukum dengan alasan berikut ini :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Dengan nash-nash yang ada dan cara qiyas yang benar, syara’ senantiasa mampu merespons masalah yang muncul demi kemaslahatan manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bila menetapkan hukum hanya berdasarkan kemaslahatan berarti dapat membuka pintu keinginan hawa nafsu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sementara imam syafi’i membolehkan berpegang mashalihul mursalah dengan syarat harus sesuai dengan dalil kulli atau dalil&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;juz’i dan syara’. Sedangkan Imam Malik membolehkan secara mutlak, dengan alasan sebagi berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bahwa setiap hukum selalu mengandung kemaslahatan bagi manusia. Rasul diutus juga untuk menjadi rahmat bagi setiap alam. Kemaslahatan manusia ,akan senantiasa dipengaruhi perkembangan tempat, zaman, dan lingkungan mereka sendiri. Apabila syari’at Islam terbatas pada hukum-hukum yang ada saja, akan membawa kesulitan manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Para sahabat, tabi'in, dan para mujtahid banyak yang menetapkan hukum untuk mewujudkan kemaslahatan yang tidak ada petunjuk dari Syara'.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Syarat-syarat mashalul mursalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Adapun syarat-syarat mashalihul mursalah adalah sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mashalihul Mursalah hanya berlaku dalam masalah mu’amalah dan adat kebiasaan, bukan pada bidang ibadah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Masalah harus jelas dan pasti tidak boleh berdasarkan prasangka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Hukum yang ditetapkan berdasarkan maslahat itu tidak bertentangan dengan syariat yang ditentukan oleh nash dan ijma’.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:12;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-indent: -27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:13;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;D.&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:13;color:blue;"   lang="IN" &gt;Urf.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pengertian urf.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Urf menurut bahasa berarti baik, sedangkan menurut istilah ialah &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;sesuatu yang terjadi secara berulang-ulang, sesudah saling diketahui, dan dijalankan masyarakat. Baik perkataan perbuatan atau meninggalkannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Contoh Urf&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;UrfAmaly (perbuatan) misalnya tradisi jual beli yang dilakukan berdasarkan saling pengertian tanpa mengucapkan sighat (aqad) seperti yang berlaku di pasar-pasar swalayan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Urf Qauly (ucapan) misalnya orang sudah saling mengerti terhadap kata "al walad" yang artinya mutlak anak laki-laki, bukan perempuan. Juga kata "al-lahmu" yang berarti daging, tidak termasuk ikan (as-samak).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Macam-macam urf. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Urf Shahih (benar) adalah kebiasaan yang berlaku di tengah-tengah masyarakat yang tidak bertentangan dengan nash (al-Qur'an atau as-Sunnah) tidak menghilangkan kemaslahatan dan tidak membawa mudharat bagi mereka. Misalnya, tradisi dalam pertunangan dari pihak laki-laki memberikan hadiah berupa pakaian, perhiasan, uang, dan makanan kepada pihak wanita, padahal ini bukanlah mahar (mas kawin).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Urf Fasid (rusak) adalah kebiasaan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat yang bertentangan dengan dalil syara'. Misalnya, kebiasaan yang berlaku di kalangan pedagang yaitu pinjam meminjam uang dengan sistem riba.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Berkaitan urf shahih dan fasid para ulama berpendapat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Urf shahih, harus dilestarikan karena membawa kemaslahatan dan tidak bertentangan dengan syara' sesuai dengan kaidah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Urf fasid, harus diberantas di masyarakat dan harus dihi langkan, karena bertentangan dengan dalil syara' dan membawa dampak yang negati ftidak membawa manfaat bagi masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-indent: -27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:13;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;E.&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:13;color:blue;"   lang="IN" &gt;Syar’u Man Qablana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pengertian Syar’u Man Qablana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;syar 'u man qablana ialah syari 'at yang diturunkan Allah kepada umat sebelum kita, yaitu ajaran agama sebelum datangnya ajaran agama Islam, seperti ajaran agama Nabi Musa, Isa, Ibrahim, dan lain-lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pembagian syar’u Man Qablana dan contohnya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ajaran agama yang telah dihapuskan oleh syariat kita (dimansukh)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Contoh : Pada syari’at nabi Musa As. Pakaian yang terkena najis tidak suci. Kecuali dipotong apa yang kena najis itu.&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ajaran yang ditetapkan oleh syariat kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Contoh : Perintah menjalankan puasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ajaran yang tidak ditetapkan oleh Syari’at kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a)&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Yang diberitakan kepada kita baik melalui al-Qur'an atau as-Sunnah, tetapi tidak tegas diwajibkan kepada kita sebagaimana diwajibkan kepada umat sebelum kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b)&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Yang tidak disebut-sebut (diceritakan) oleh syari'at kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-indent: -27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:13;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;F.&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:13;color:blue;"   lang="IN" &gt;Syaddudz Dzari’ah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pengertian Syaddudz Dzari’ah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Dzari'ah menurut bahasa adalah jalan atau perantara, syaddudz dzari'ah berarti menutup (menyumbat) jalan, menurut istilah adalah melarang sesuatu yang pada lahirnya mubah, tetapi sesuatu itu menjadi pendorong untuk melakukan perbuatan yang di larang oleh syara'.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Contoh Syaddudz Dzari’ah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a)&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Orang yang wajib mengeluarkan zakat, sebelum waktu haul (batas waktu wajib mengeluarkan zakat) datang, menghibahkan hartanya kepada anaknya, sehingga berkurang nishab harta itu. Dan ia terhindar dari kewajiban membayar zakat. Hal ini juga dilarang oleh syara'.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b)&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Melakukan permainan yang berbau judi walaupun tanpa uang tetap tidak boleh karena kalau sudah bisa bermain dikhawatirkan terjerumus kepada perjudian yang sebenarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:12;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kedudukan Syadduadz Dzari’ah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Imam Malik dan pengikutnya menetapkan syaddudz dzari'ah sebagai dasar hukum Islam dengan alasan bahwa sesuatu yang mubah hams dilarang jika memang benar-benar akan membuka jalan ke arah maksiat. Hal ini berdasarkan pada hadits Rasulullah SAW :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;"Barang siapa yang berputar-putar di sekitar larangan Allah ia akan jatuh di dalamnya" (HR. Bukhari Muslim).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Imam Abu Hanifah dan Imam Syafi'i berpendapat bahwa hal yang mubah itu tidak boleh dilarang karena hukum asalnya adalah mubah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-indent: -27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:13;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;G.&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:13;color:blue;"   lang="IN" &gt;Muzhab Shahabi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pengertian Mazhab Shahabi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Adalah pendapat para sahabat tentang suatu kasus yang dimulai para ulama, baik berupa fatwa maupun ketetapan hukum setelah rasulullah saw wafat.&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Contoh Mazhab Shahabi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Seperti kasus pembangian warisan, nenek mendapat bagian 1/6.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendapat Utsman bin Affan tentang hilangnya shalat jum’at apabila bertepatan dengan dua hari raya yaitu Idul Adha dan Idul Fitri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pendapat Ibnu Abbas tetang tidak diterimanya kesaksian anak kecil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kedudukan Mazhab Shahabi Sebagai Sumber Hukum&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Menurut pendapat para sahabat dibagi 3 yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mazhab Shahabi yang berdasarkan sunah rasul wajib ditaati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mazhab Shahabi yang berdasarkan ijtihad dan sudah mereka sepakati (ijma’ Shahabi) dapat dijadikan hujjah dan wajib ditaati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mazhab Shahabi yang tidak mereka sepakati tidak bisa dijadikan hujjah dan tidak wajib ditaati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:12;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-indent: -27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:13;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;H.&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:13;color:blue;"   lang="IN" &gt;Dalalatul Iqtiran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pengertian Dalalatul Iqtiran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Dalalatul Iqtiran&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt; Secara bahasa berarti dalil yang bersama-sama (berbarengan), secara istilah adalah dalil yang menunjukkan bahwa sesuatu itu sama hukumnya dengan sesuatu yang disebut bersama-sama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Contoh Dalatul Iqtiran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Firman Allah Surat Al Baqarah ayat 196&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Sempurnakanlah haji dan umrah karena Allah”(Al Baqorah 196)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;kedudukan Dalalatul Iqtiran sebagai sumber hukum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Para ulama berbeda pendapat mengenai dalalatul iqtiran sebagai sumber hukum.&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Jumlah ulama berpendapat bahwa dalalatul iqtiran tidak dapat dijadikan hujjah dengan alasan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Sesungguhnya bersama-sama dalam suatu himpunan tidak mesti bersamaan dalam hukum”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sebagai ulama yang lain dari golongan Hanafiyah, Malikiyyah, dan Syafi’iyah mengatakan bahwa Dalalatul Iqtiran dapat dijadikan hujjah dengan alasan :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;“Sesungguhnya ‘athaf itu menghendaki musyarakat”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/77515127/697b60c5/MAKALAH_FIQIH.html"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;MAU DOWLOAD CHOOEEE monggo KLIK !&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-8143145710670578427?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/8143145710670578427/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=8143145710670578427&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/8143145710670578427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/8143145710670578427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/dasar-dasar-fiqih-islam.html' title='Fiqih'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-531219616967563354</id><published>2008-12-25T05:49:00.000-08:00</published><updated>2008-12-25T05:50:04.275-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Orde Baru</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; line-height: 150%; font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;PERKEMBANGAN PEMERINTAH ORDE BARU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; line-height: 150%; font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Lahirnya Orde Baru&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Kesatuan Aksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Makin hari makin jelas bahwa PKI yang mendalangi G 30 S / PKI, tetapi pemerintah tidak berbuat hal-hal yang berarti. Tuntutan agar dilakukan tindakan tegas terhadap yang terlibat dalam G 30 S makin kuat. Akhirnya para mahasiswa mempeloporinya dengan membentuk kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) pada tanggal 25 Oktober 1965. Diikuti oleh lahirnya kesatuan aksi lain seperti Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI), Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI), Kesatuan Aksi Buruh Indonesia (KABI), Kesatuan Aksi Sarjana Indonesia (KASI) Kesatuan Aksi Wanita Indonesia (KAWI), dan Kesatuan Aksi Guru Indonesia (KAGI). Mereka bergabung dalam Front Pancasila dan menuntut penyelesaian politis terhadap yang terlihat G 30 S / PKI.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Tritura&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Front Pancasila mendatangi DPRGR dengan mengajukan tri tuntutan hati nurani rakyat, disingkat tritura yang berisi hal-hal berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pembubaran PKI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pembersihan kabinet dari unsur-unsur G 30 S / PKI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;penurunan harga / perbaikan ekonomi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Puncak Demokrasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Kesatuan aksi memberikan reaksi dengan melakukan demonstrasi besar-besaran yang sasarannya menghalangi upacara pelantikan kabinet Dwikora. Bentrokan fisik antara demonstran dengan pasukan pengawal terjadi, seorang mahasiswa UI bernama Arief Rahman Hakim menjadi korban. KAMI dibubarkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tetapi mereka meleburkan diri dalam kesatuan aksi pelajar Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Supersemar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Suatu peristiwa sejarah yang kemudian menjadi tonggak sejarah, lahirnya orde baru 11 Maret 1966. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Surat perintah diberikan oleh Presiden Soekarno kapada Letjen Soeharto Menpangad atas nama Presiden / Pangti / PBR&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Mengambil segala tindakan yang dianggap perlu, untuk terjaminnya keamanan dan ketenangan dan stabilitas jalannya pemerintahan dan jalannya revolusi, serta menjamin keselamatan pribadi dan kewibawahaan Pimpinan Presiden / Pangti ABRI / PBR / Mandataris MPRS demi keutuhan bangsa dan negara RI, dan melaksanakan dengan pasti segala ajaran PBR.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Mengadakan koordinasi pelaksanaan perintah dengan Panglima-panglima Angkatan lain sebaik-baiknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;supaya melaporkan segala sesuatu yang bersangkut paut dengan tugas dan tanggung jawab seperti tersebut di atas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Ciri-ciri Pokok Kebijakan Pemerintah Orde Baru&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: blue; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Stabilitas      ekonomi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pada permulaan orde baru, program pemerintah berorientasi pada usaha penyelamatan ekonomi nasional terutama pada usaha mengendalikan tingkat inflasi, penyelamatan keuangan negara dan pengamanan kebutuhan pokok rakyat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pelaksanaan pembangunan orde baru bertumpu kepada program yang dikenal dengan sebutan Trilogi Pembangunan Yaitu sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; text-indent: -24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;             &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya menuju kepada terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; text-indent: -24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;             &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; text-indent: -24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;             &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Stabilitas nasional yang sehat dan dinamis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pelaksanaan Pola Umum Pembangunan Jangka Panjang (25-30 tahun) dilakukan Orde Baru secara periodik 5 tahunan yang disebut Pelita (Pembangunan Lima Tahun). Pembangunan yang dimaksud adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pelita I (1 April 69 – 31 Maret 74)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Menekankan pada pembangunan bidang pertanian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pelita II (1 April 74– 31 Maret 79)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Tersedianya pangan, sandang, perumahan, sarana dan prasarana, menyejahterakan rakyat, dan memperluas kesempatan kerja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pelita III (1 April 79 – 31 Maret 84)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Menekankan pada Trilogi Pembangunan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pelita IV (1 April 84 – 31 Maret 89)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Menitik beratkan sektor pertanian menuju swasembada pangan dan meningkatkan industri yang dapat menghasilkan mesin industri sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;e.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pelita V ( 1 April 89 – 31 Maret 94)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Menitikberatkan pada sektor pertanian dan industri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;f.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pelita VI (1 April 94 31 Maret 1999)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Masih menitikberatkan pembangunan pada sektor bidang ekonomi yang berkaitan dengan industri dan pertanian serta pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai pendukungnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: blue; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Stabilitas      Politik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Tahun 1971 pemerintah melemparkan gagasan penyederhanaan Parpol dengan melakukan pengelompokkan parpol. Hasilnya, parpol Islam seperti NU, Parmusi, PSII, dan Perti tergabung dalam kelompok Persatuan Pembangunan. Partai-partai nasionalis seperti Partai Katolik, Parkindo, PNI, dan IPKI tergabung dalam kelompok Demokrasi Pembangunan. Selain kedua kelompok tersebut ada pula kelompok Golongan Karya (Golkar) yang semula bernama Sekber Golkar. Pengelompokkan tersebut secara formal berlaku pula di lingkungan DPR dan MPR. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Memasuki tahun 1973 parpol-parpol melakukan fusi kelompok Persatuan Pembangunan sejak 5 Januari 1973 berganti nama menjadi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kelompok demokrasi pembangunan pada tanggal 10 Januari 1973 berganti nama menjadi Partai Demokrasi Indonesia (PDI).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Disamping melakukan penyederhanaan partai politik, pemerintah Orba melaksanakan indoktrinasi idiologi. Penyimpangan dan penyelewengan terhadap Pancasila dan UUD 1945 telah melahirkan tragedi G 30 S.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Upaya lain ditempuh oleh Orba untuk menciptakan stabilitas politik adalah dengan menempatkan peran ganda ABRI atau yang dikenal dengan Dwifungsi ABRI. Peran ganda itu adalah peran hankam dan sosial. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Dampak Menguatnya Peran Negara Terhadap Kehidupan Masyarakat, Politik Dan Media Masa Pada Masa Orde Baru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Indonesia menerima penghargaan dari organisasi pangan dan pertanian PBB yaitu FAO&lt;i style=""&gt; (Food Agricultural Organization)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pertumbuhan ekonomi telah menimbulkan dampak positif dan negatif. Dampak positif tercatat dalam bentuk penurunan angka kemiskinan absolut yang diikuti dengan perbaikan indikator kesejahteraan rakyat secara rata-rata seperti penurunan angka kematian bayi dan angka partisipasi pendidikan terutama pendidikan tingkat dasar yang semakin meningkat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Dampak negatif adalah kerusakan serta pencemaran lingkungan hidup dan sumber-sumber daya alam, perbedaan ekonomi antar golongan pekerjaan dan antar kelompok dalam masyarakat terasa tajam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Pembangunan yang menjadi ikon pemerintah Orde Baru ternyata menciptakan kelompok masyarakat yang terpinggirkan (marginalisasi sosial ) di sisi lain. Di pihak lain pembangunan di masa Orde Baru menimbulkan konglomerasi dan bisnis yang syarat dengan KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme). Pembangunan hanya mengutamakan pertumbuhan ekonomi tanpa diimbangi kehidupan politik, ekonomi dan sosial yang demokratis dan berkeadilan. Meskipun berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi secara fundamental pembangunan nasional sangat rapuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;Di bidang politik, pemerintah Orde Baru gagal memberikan pelajaran berdemokrasi yang baik dan benar kepada rakyat Indonesia. Pada masa Orde Baru, Golkar menjadi mesin politik guna mencapai stabilitas yang diinginkan. Sementara dua partai lainya yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) hanya sebagai boneka agar tercipta citra sebagai negara Demokrasi. Peleburan (fusi) parpol diciptakan tidak lain agar pemerintah bisa mengontrol parpol.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: blue;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-531219616967563354?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/531219616967563354/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=531219616967563354&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/531219616967563354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/531219616967563354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/orde-baru.html' title='Orde Baru'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-6487837503622847338</id><published>2008-12-25T05:35:00.001-08:00</published><updated>2008-12-27T23:20:04.334-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Legenda'/><title type='text'>Legeda Di Batang</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;DRUBIKSA DARI KEDUNG SIGOWOK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kedung Sigowok terletak di aliran Sungai Lojahan, yang oleh penduduk setempat disebut Kali Kramat. Persisnya di antara dusun Brendung, Kelurahan Sambong di bagian timur dan dusun Kedung Kancil, Kelurahan Proyonanggan Tengah di bagian barat. Kedua wilayah kelurahan itu masuk wilayah Kecamatan Batang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sepintas lalu bagian sungai yang bernama Kedung Sigowok itu tidak berbeda dengan kawasan lain di sepanjang aliran Sungai Lojahan sejak dari hulunya di Kecamatan Blado hingga ke muara di Kecamatan Batang. Bedanya, bahwa kawasan itu menyimpan legenda rakyat yang dikaitkan dengan keberadaan Raja uling Drubiksa, adiknya yang cantik jelita Drubiksawati, dan seorang pemuda sakti bernama Jaka Bahu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sekarang ini banyak penduduk sekitar yang tidak tahu tentang legenda rakyat terkait dengan keberadaan Kedung Sigowok pada masa lalu. Mereka hanya melihat Kedung Sigowok sebagai kawasan sungai yang mempunyai bagian dalam (kedung), yang belum pernah seorangpun tahu berapa meter kedalamannya. Sekering apa pun air Sungai Lojahan, bagian kedung tetap terisi air sehingga penduduk setempat tidak tahu seberapa dalam bagian kedung itu sesungguhnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Dulu, di sana ada sebuah batu bertatah segi empat, juga ada batu bertatah telapak kaki manusia. Tidak jelas apakah batu-batu itu masih berada di tempatnya ataukah sudah berpindah tempat (hilang). Beberapa binatang air selain ikan juga hidup di sana. Seperti biawak, uling (sejenis belut) dan tentu saja ular air.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Cerita tentang Kedung Sigowok bermula dan kisah seorang raja uling bernama Drubiksa. Kediaman orang ini di Kedung Sigowok. Ada yang mengatakan bahwa Druniksa bukan manusia biasa, melainkan sejenis 'siluman". Benar tidak wallaahu alam bishshawab. Drubiksa tinggal di Kedung Sigowok. Menurut perkiraan, Drubiksa membangun kediaman (istana) di tepian Sungai Lojahan yang berair jernih dan mengalir sepanjang tahun. Penduduk setempat menyebut orang itu sebagai "Raja tiling." Tidak ada kupasan sejarah tentang cerita ini. "Uling" adalah sejenis belut yang sangat besar dan berbahaya. Orang yang memiliki keuletan dan perangai membahayakan orang lain bisa disebut "uling." "Uling" juga mewakili sifat buruk namun sulit dikalahkan. Mungkinkah Drubiksa ini seorang penjahat besar yang menjadi lawan pemerintah yang berkuasa (Adipati Batang)?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Legenda rakyat di wilayah Sambong, Brendung, Kecepak, Kedung Kancil, Dracik, dan Kepuh mengarah ke sana. Drubiksa adalah seorang penjahat yang meresahkan penduduk setempat. Namun orang itu mempunyai daya linuwih (sakti) sehingga tidak seorang pun di wilayah itu yang mampu mengalahkan. Diceritakan bahwa Drubiksa juga merupakan seorang kepala gerombolan yang mempunyai anak buah yang cukup banyak. Sarang atau (penduduk setempat menyebutnya 'istana') Drubiksa berada di Kedung Sigowok tadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sebagai seorang jagoan yang pilih tanding, Drubiksa bahkan berani melawan kekuasaan pemerintah Kadipaten Batang yang menjadi tangan panjang pemerintahan Sultan Agung Mataram waktu itu. Bisa jadi pasukan pengawal Kadipaten Batang tidak mempunyai cukup nyali untuk melawan Drubiksa yang kejam dan pilih tanding.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kanjeng Sultan Agung Mataram waktu itu sedang giat-giatnya menggempur Kompeni di Batavia. Diperlukan dukungan persediaan pangan dalam jumlah cukup besar untuk memenuhi kebutuhan logistik pasukan Mataram yang bergerak ke Batavia melalui jalur pantura. Sultan pun memerintahkan para adipati di jalur yang dilalui pasukan Mataram untuk mencetak sawah-sawah baru dan menanam padi. Salah seorang tokoh ahli pertanian Mataram yang ikut membuka areal persawahan di Kadipaten Batang adalah Ki Gede Persawahan yang konon hidup dan meninggal di dukuh Sawahan, Kecamatan Tulis. Atas jasa ahli pertanian tersebut, mulai dari Gringsing hingga batas Batang Barat terdapat areal persawahan yang luas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Persoalan muncul karena untuk mengairi persawahan yang luas di wilayah desa Depok, Tegalsari, Sambong, dan Klidang diperlukan pasokan air yang cukup banyak sepanjang tahun agar sawah dapat diolah terus-menerus. Satu-satunya penyedia air adalah Sungai Lojahan. Namun, aliran sungai itu berada di bawah permukaan sawah yang akan diairi. Pemerintah Kadipaten Batang tidak mampu mengatasi masalah ini.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pada kurun yang sama pemerintah Kadipaten Batang menghadapi dua persoalan besar, yaitu Raja Uling Drubiksa yang merongrong pemerintahan dan persoalan air untuk mengairi persawahan. Adipati Batang melaporkan keadaan yang dihadapi wilayahnya kepada kepala pemerintahan pusat di Mataram. Sultan Agung akhirnya mengirimkan seorang prajurit muda pemberani bernama Jaka Bahu untuk membantu pemerintah Kadipaten Batang mengatasi masalah tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Jaka Bahu sebenarnya bukan orang Mataram, melainkan berasal dari desa Kesesi (sekarang Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan), anak seorang tokoh spiritual setempat bernama Ki Gede Cempaluk. Sejak muda Jaka Bahu bercita-cita menjadi seorang prajurit Mataram yang tangguh. Untuk meraih cita-citanya, Jaka Bahu banyak melakukan latihan olah kanuragan yang berat dan sering melakukan laku tirakat' sesuai arahan ayahandanya. Sebagaimana diketahui, pada masa itu tidaklah mudah seorang penduduk kampung (rakyat biasa) yang dapat diterima menjadi seorang prajurit Kerajaan, kecuali orang itu mempunyai kemampuan di atas rata-rata penduduk biasa. Pemuda Jaka Bahu lolos seleksi keprajuritan Mataram karena memiliki kemampuan yang diperlukan. Bahkan beliau diangkat sebagai lurah prajurit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Tugas Jaka Bahu dan anak buahnya tidaklah mudah. Mereka harus menegakkan kewibawaan pemerintah Kadipaten Batang dan tentu saja Kerajaan Mataram di wilayah ini dengan (bila peru) membasmi Drubiksa dan antek-anteknya. Namun Jaka Bahu mengambil sikap bijak, yaitu mengatasi persoalan air untuk dialirkan ke areal persawahan yang lebih tinggi letaknya. Jaka Bahu memandang bahwa persoalan air lebih utama daripada berperang melawan Drubiksa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Jaka Bahu dan pasukannya sudah melihat keadaan aliran Sungai Lojahan yang akan dialirkan ke persawahan di wilayah hilir. Keputusannya, harus dibuat sodetan di bagian sungai yang agak tinggi. Air akan dialirkan melalui sodetan ke areal persawahan di kawasan Sigandu hingga ke muara Laut Jawa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Jaka Bahu menyampaikan maksudnya kepada Adipati Batang dan Adipati menyetujuinya. Jaka Bahu dan pasukannya dibantu tenaga kerja penduduk setempat mulai membuat bendungan, tempat yang dipilih adalah tepian timur sungai yang dikenal dengan nama "Bendungan Kramat Lama." Agar air sungai naik, Jaka Bahu membendung aliran Sungai Lojahan persis di atas Kedung Sigowok, tempat tinggal Drubiksa dan kawanannya. Setelah air naik nantinya, air akan dialirkan melalui sodetan kecil ke arah areal persawahan di Depok, Tegalsari, Sambong, dan Klidang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Rupanya tindakan Jaka Bahu membuat Drubiksa tersinggung. Berkurangnya air sungai menyebabkan aliran sungai di Kedung Sigowok terganggu. Drubiksa mengumpulkan anak buahnya untuk mengganggu pekerjaan Jaka Bahu. Bendungan yang belum sempuma dirusak oleh Drubiksa dan kawanannya. Air yang semula hendak dialirkan meialui sodetan akhimya kembali ke badan sungai karena bendungan jebol.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Jaka Bahu mencoba bersabar melihat bendungan yang belum sepuma itu akhirnya harus dibangun lagi. Jaka Bahu berharap bahwa kemarahan Drubiksa impas dengan tindakan Jaka Bahu yang bijak itu. Namun, perkiraan Jaka Bahu keliru. Drubiksa benar-benar ingin membuat Jaka Bahu marah. Bendungan kedua pun jebol lagi. Jaka Bahu dengan dukungan pemerintah Kadipaten Batang, akhirnya mengambil tindakan tegas. Perang tawuran tak terelakkan antara pasukan Jaka Bahu dan gerombolan Drubiksa di Kedung Sigowok. Jaka Bahu bertarung secara pribadi melawan Drubiksa. Jaka Bahu sadar bahwa Drubiksa bukan lawan yang ringan. Jaka Bahu mengerahkan semua kemampuannya namun belum juga mampu mengalahkan raja uling tersebut. Hingga malam menjelang fajar pertarungan antara Jaka Bahu dan Drubiksa belum juga berakhir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pasukan Jaka Bahu yang dibantu pasukan Kadipaten juga kewalahan menghadapi anggota gerombolan yang rata-rata berperangai kasar. Mereka bertempur dengan kasar dan menjurus keji. Senjata mereka yang berat dan tajam terayun-ayun menimbulkan kengerian. Seolah yang mereka hadapi bukan manusia saja.:Darah berceceran di mana-mana menjadikan kawasan Kedung Sigowok beraroma amis darah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ketika perkelahian sudah menjurus kepada perang brutal yang tak terkendali, Jaka Bahu akhirnya menarik pasukannya untuk mundur. Dia sendiri dan kawannya sudah hampir putus asa karena belum juga dapat mengalahkan pemuda yang digdaya itu. Meskipun senjata pedang miliknya sudah diayun-ayunkan ke arah kepala dan badan Jaka Bahu, namun semua serangannya gagal. Pemuda itu sangat luar biasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Di pendopo Kadipaten, Jaka Bahu dan Adipati Batang membahas selanjutnya untuk menghancurkan Drubiksa dan kawanannya yang jelas-jelas menjadi penghalang bagi keberhasilan usaha pemerintah Kadipaten Batang dan Jaka Bahu membangun bendungan Kali Kramat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Menurut sahibul hikayat, Drubiksa sulit dikalahkan karena mempunyai senjata `piander berupa Pedang Suwedang. Drubiksa dapat dibinasakan jika kepalanya dipenggal dengan pusaka tersebut. Akhirnya dengan bantuan adik Drubiksa yang bernama Drubiksawati, pihak Jaka Bahu bisa mendapatkan pusaka tersebut. Dan selanjutnya da!am perang tanding berikutnya Drubiksa dapat dibinasakan dengan pedang itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kematian Drubiksa menjadikan pengikutnya menyerah, Sebagian mati dalam pertempuran, sebagian melarikan diri meninggalkan Kedung Sigowok, dan sebagian lainnya menyerah. Pemerintah Kabupaten Batang dan Jaka Bahu dapat meneruskan pekerjaannya dengan lancar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sepeninggal Drubiksa dan kawanannya Kedung Sigowok tidak lagi menjadi pemukiman penduduk hingga sekarang. Beberapa warga sekitar Kedung Sigowok masih menceritakan legenda itu, namun lebih banyak lagi yang tidak tahu cerita itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:12;color:blue;"   lang="IN" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;KISAH CINTA BAHUREKSO&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;(BERTEMU JODOH DI KALI KRAMAT)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Salah satu siasat perang yang harus ditempuh oleh Bahurekso adalah mendekati Drubiksowati, adik dari Drubikso. Drubikso adalah raja siluman yang berkuasa sepanjang aliran sungai yang menuju pantai utara. Cengkeraman kekuasaan Drubikso menjadikan orang tidak berani sembarangan mengusik wilayahnya. Karenanya wilayah kekuasaan Drubikso dikenal sebagai wilayah keramat, atau Kramat seperti yang dikenal orang sekarang. Dan sungai yang ada di wilayah itu dikenal sebagai kali Kramat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bahurekso mendapat tugas dari Sultan Agung untuk membendung sungai dan membuka hutan di sekitar kekuasaan Drubikso. Maka perselisihan antara Bahurekso dan Drubikso yang merasa daerah kekuasaannya diusik menjadi tidak terelakkan. Awalnya Bahurekso bisa memukul mundur pasukan Drubikso. Namun dengan bersenjatakan Pedang Suwedang, Drubikso batik mendesak mundur Bahurekso.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bahureksopun meminta petunjuk dan ayahandanya Ki Ageng Cempaluk. Karena kekuatan dan kesaktian Drubikso tertetak pada pedang pusakanya, maka Ki Ageng Cempaluk memberi nasehat pada Bahurekso untuk merebut pedang itu. Caranya adalah dengan memanfaatkan adik Drubikso, yakni Drubiksowati. Tapi bagaimana cara bertemu dengan wanita cantik itu? Penjagaan di kerajaan tentu saja ketat sekali, tidak mudah menembusnya. Maka disusunlah taktik bagaimana cara bertemu dengan Drubiksowati. Bahurekso meminta nasehat dari para penasihat ahlinya. Beberapa macam strategi mereka racik. Tempat di mana mereka berkumpul untuk meracik strategi itu yang kini dikenal sebagai kampung Dracik (dari kata racik strategi).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Menurut mata-mata Bahurekso, Drubiksowati gemar bersantai di pinggir kali Kramat menjelang sore hari. Itu satu kesempatan bagus, pikir Bahurekso. Dengan menyamar sebagai orang biasa, dia mencoba mendekati sasaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sejak pertama kali bertemu dengan Bahurekso. Drubiksowati sudah terpesona dengan ketampanan dan kegagahan perawakan lelaki itu. Maka tidaklah terlalu sulit bagi Bahurekso untuk melancarkan jurus-jurus rayuannya. Namun di lubuk hati, Bahurekso sendiri mengakui kecantikan wanita yang ada di hadapannya itu. Benih-benih cintapun mulai tumbuh di hatinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;"Aku sebenarnya tidak tahan hidup berdekatan dengan kakakku. Orangnya keras, tidak bisa dibantah, segala Kemauannya harus dituruti", keluh Drubiksowati di hadapan Bahurekso.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;"Dia juga menyebabkan kesengsaraan bagi orang lain", tambah Bahurekso.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;"Ya, aku sendiri merasa hidup dalam bayang ketakutan. Banyak orang yang memusuhi kakakku. Setiap saat marabahaya ikut mengancamku".&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bahureksopun kemudian membuka jati dirinya. Bahwa dirinya sebenarnya juga merupakan salah satu musuh Drubikso yang hendak mengalahkannya. Namun Drubiksowati kemudian dilanda kebingungan. Di satu sisi dia sudah jatuh cinta pada Bahurekso, tapi di sisi lain, dia juga tidak ingin melihat kakaknya celaka. Bahureksopun memakiumi hal itu. Maka dia merasa tidak perlu terlalu terburu-buru berharap Drubiksowati mau membantu dirinya. Dia kembali membuat janji bertemu dan sedikit demi sedikit memberikan pemahaman pada Drubiksowati tentang pentingnya memikirkan kesejahteraan orang banyak, dan menghilangkan ancaman yang senantiasa disebar oleh Drubikso.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pertemuan dua sejoli Bahurekso dan Drubiksowati terus terjadi di sekitar kali Kramat. Meski Bahurekso mengemban tugas melaksanakan strategi perang, sebagai lelaki normal dia juga menikmati kebersamaan dengan wanita cantik adik musuhnya itu. Di kemudian hari, kawasan kali Kramat menjadi arena mencari jodoh para pemuda pemudi, mengacu pada kebersamaan dan kemesraan yang terjadi antara Bahurekso dan Drubiksowati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Setelah melakukan sekian kali pertemuan, dan terus membujuk, akhirnya Bahurekso bisa meyakinkan Drubiksowati untuk membantu Bahurekso mengalahkan Drubikso.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;"Bagaimana caranya?", tanya Drubiksowati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Tolong tunjukkan tempat rahasia di mana Drubikso menyimpan pedang pusakanya, yakni Pedang Suwedang. Pada senjata itulah terletak kekuatan dan kesaktian kakakmu. Jika pedang itu bisa aku rebut, akan lebih mudah mengalahkannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-6487837503622847338?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/6487837503622847338/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=6487837503622847338&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/6487837503622847338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/6487837503622847338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/legeda-di-batang_25.html' title='Legeda Di Batang'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-5722321307762397338</id><published>2008-12-25T05:35:00.000-08:00</published><updated>2008-12-27T23:14:39.415-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Legenda'/><title type='text'>Legeda Di Batang</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;DRUBIKSA DARI KEDUNG SIGOWOK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kedung Sigowok terletak di aliran Sungai Lojahan, yang oleh penduduk setempat disebut Kali Kramat. Persisnya di antara dusun Brendung, Kelurahan Sambong di bagian timur dan dusun Kedung Kancil, Kelurahan Proyonanggan Tengah di bagian barat. Kedua wilayah kelurahan itu masuk wilayah Kecamatan Batang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sepintas lalu bagian sungai yang bernama Kedung Sigowok itu tidak berbeda dengan kawasan lain di sepanjang aliran Sungai Lojahan sejak dari hulunya di Kecamatan Blado hingga ke muara di Kecamatan Batang. Bedanya, bahwa kawasan itu menyimpan legenda rakyat yang dikaitkan dengan keberadaan Raja uling Drubiksa, adiknya yang cantik jelita Drubiksawati, dan seorang pemuda sakti bernama Jaka Bahu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sekarang ini banyak penduduk sekitar yang tidak tahu tentang legenda rakyat terkait dengan keberadaan Kedung Sigowok pada masa lalu. Mereka hanya melihat Kedung Sigowok sebagai kawasan sungai yang mempunyai bagian dalam (kedung), yang belum pernah seorangpun tahu berapa meter kedalamannya. Sekering apa pun air Sungai Lojahan, bagian kedung tetap terisi air sehingga penduduk setempat tidak tahu seberapa dalam bagian kedung itu sesungguhnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Dulu, di sana ada sebuah batu bertatah segi empat, juga ada batu bertatah telapak kaki manusia. Tidak jelas apakah batu-batu itu masih berada di tempatnya ataukah sudah berpindah tempat (hilang). Beberapa binatang air selain ikan juga hidup di sana. Seperti biawak, uling (sejenis belut) dan tentu saja ular air.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Cerita tentang Kedung Sigowok bermula dan kisah seorang raja uling bernama Drubiksa. Kediaman orang ini di Kedung Sigowok. Ada yang mengatakan bahwa Druniksa bukan manusia biasa, melainkan sejenis 'siluman". Benar tidak wallaahu alam bishshawab. Drubiksa tinggal di Kedung Sigowok. Menurut perkiraan, Drubiksa membangun kediaman (istana) di tepian Sungai Lojahan yang berair jernih dan mengalir sepanjang tahun. Penduduk setempat menyebut orang itu sebagai "Raja tiling." Tidak ada kupasan sejarah tentang cerita ini. "Uling" adalah sejenis belut yang sangat besar dan berbahaya. Orang yang memiliki keuletan dan perangai membahayakan orang lain bisa disebut "uling." "Uling" juga mewakili sifat buruk namun sulit dikalahkan. Mungkinkah Drubiksa ini seorang penjahat besar yang menjadi lawan pemerintah yang berkuasa (Adipati Batang)?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Legenda rakyat di wilayah Sambong, Brendung, Kecepak, Kedung Kancil, Dracik, dan Kepuh mengarah ke sana. Drubiksa adalah seorang penjahat yang meresahkan penduduk setempat. Namun orang itu mempunyai daya linuwih (sakti) sehingga tidak seorang pun di wilayah itu yang mampu mengalahkan. Diceritakan bahwa Drubiksa juga merupakan seorang kepala gerombolan yang mempunyai anak buah yang cukup banyak. Sarang atau (penduduk setempat menyebutnya 'istana') Drubiksa berada di Kedung Sigowok tadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sebagai seorang jagoan yang pilih tanding, Drubiksa bahkan berani melawan kekuasaan pemerintah Kadipaten Batang yang menjadi tangan panjang pemerintahan Sultan Agung Mataram waktu itu. Bisa jadi pasukan pengawal Kadipaten Batang tidak mempunyai cukup nyali untuk melawan Drubiksa yang kejam dan pilih tanding.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kanjeng Sultan Agung Mataram waktu itu sedang giat-giatnya menggempur Kompeni di Batavia. Diperlukan dukungan persediaan pangan dalam jumlah cukup besar untuk memenuhi kebutuhan logistik pasukan Mataram yang bergerak ke Batavia melalui jalur pantura. Sultan pun memerintahkan para adipati di jalur yang dilalui pasukan Mataram untuk mencetak sawah-sawah baru dan menanam padi. Salah seorang tokoh ahli pertanian Mataram yang ikut membuka areal persawahan di Kadipaten Batang adalah Ki Gede Persawahan yang konon hidup dan meninggal di dukuh Sawahan, Kecamatan Tulis. Atas jasa ahli pertanian tersebut, mulai dari Gringsing hingga batas Batang Barat terdapat areal persawahan yang luas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Persoalan muncul karena untuk mengairi persawahan yang luas di wilayah desa Depok, Tegalsari, Sambong, dan Klidang diperlukan pasokan air yang cukup banyak sepanjang tahun agar sawah dapat diolah terus-menerus. Satu-satunya penyedia air adalah Sungai Lojahan. Namun, aliran sungai itu berada di bawah permukaan sawah yang akan diairi. Pemerintah Kadipaten Batang tidak mampu mengatasi masalah ini.-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pada kurun yang sama pemerintah Kadipaten Batang menghadapi dua persoalan besar, yaitu Raja Uling Drubiksa yang merongrong pemerintahan dan persoalan air untuk mengairi persawahan. Adipati Batang melaporkan keadaan yang dihadapi wilayahnya kepada kepala pemerintahan pusat di Mataram. Sultan Agung akhirnya mengirimkan seorang prajurit muda pemberani bernama Jaka Bahu untuk membantu pemerintah Kadipaten Batang mengatasi masalah tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Jaka Bahu sebenarnya bukan orang Mataram, melainkan berasal dari desa Kesesi (sekarang Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan), anak seorang tokoh spiritual setempat bernama Ki Gede Cempaluk. Sejak muda Jaka Bahu bercita-cita menjadi seorang prajurit Mataram yang tangguh. Untuk meraih cita-citanya, Jaka Bahu banyak melakukan latihan olah kanuragan yang berat dan sering melakukan laku tirakat' sesuai arahan ayahandanya. Sebagaimana diketahui, pada masa itu tidaklah mudah seorang penduduk kampung (rakyat biasa) yang dapat diterima menjadi seorang prajurit Kerajaan, kecuali orang itu mempunyai kemampuan di atas rata-rata penduduk biasa. Pemuda Jaka Bahu lolos seleksi keprajuritan Mataram karena memiliki kemampuan yang diperlukan. Bahkan beliau diangkat sebagai lurah prajurit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Tugas Jaka Bahu dan anak buahnya tidaklah mudah. Mereka harus menegakkan kewibawaan pemerintah Kadipaten Batang dan tentu saja Kerajaan Mataram di wilayah ini dengan (bila peru) membasmi Drubiksa dan antek-anteknya. Namun Jaka Bahu mengambil sikap bijak, yaitu mengatasi persoalan air untuk dialirkan ke areal persawahan yang lebih tinggi letaknya. Jaka Bahu memandang bahwa persoalan air lebih utama daripada berperang melawan Drubiksa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Jaka Bahu dan pasukannya sudah melihat keadaan aliran Sungai Lojahan yang akan dialirkan ke persawahan di wilayah hilir. Keputusannya, harus dibuat sodetan di bagian sungai yang agak tinggi. Air akan dialirkan melalui sodetan ke areal persawahan di kawasan Sigandu hingga ke muara Laut Jawa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Jaka Bahu menyampaikan maksudnya kepada Adipati Batang dan Adipati menyetujuinya. Jaka Bahu dan pasukannya dibantu tenaga kerja penduduk setempat mulai membuat bendungan, tempat yang dipilih adalah tepian timur sungai yang dikenal dengan nama "Bendungan Kramat Lama." Agar air sungai naik, Jaka Bahu membendung aliran Sungai Lojahan persis di atas Kedung Sigowok, tempat tinggal Drubiksa dan kawanannya. Setelah air naik nantinya, air akan dialirkan melalui sodetan kecil ke arah areal persawahan di Depok, Tegalsari, Sambong, dan Klidang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Rupanya tindakan Jaka Bahu membuat Drubiksa tersinggung. Berkurangnya air sungai menyebabkan aliran sungai di Kedung Sigowok terganggu. Drubiksa mengumpulkan anak buahnya untuk mengganggu pekerjaan Jaka Bahu. Bendungan yang belum sempuma dirusak oleh Drubiksa dan kawanannya. Air yang semula hendak dialirkan meialui sodetan akhimya kembali ke badan sungai karena bendungan jebol.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Jaka Bahu mencoba bersabar melihat bendungan yang belum sepuma itu akhirnya harus dibangun lagi. Jaka Bahu berharap bahwa kemarahan Drubiksa impas dengan tindakan Jaka Bahu yang bijak itu. Namun, perkiraan Jaka Bahu keliru. Drubiksa benar-benar ingin membuat Jaka Bahu marah. Bendungan kedua pun jebol lagi. Jaka Bahu dengan dukungan pemerintah Kadipaten Batang, akhirnya mengambil tindakan tegas. Perang tawuran tak terelakkan antara pasukan Jaka Bahu dan gerombolan Drubiksa di Kedung Sigowok. Jaka Bahu bertarung secara pribadi melawan Drubiksa. Jaka Bahu sadar bahwa Drubiksa bukan lawan yang ringan. Jaka Bahu mengerahkan semua kemampuannya namun belum juga mampu mengalahkan raja uling tersebut. Hingga malam menjelang fajar pertarungan antara Jaka Bahu dan Drubiksa belum juga berakhir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pasukan Jaka Bahu yang dibantu pasukan Kadipaten juga kewalahan menghadapi anggota gerombolan yang rata-rata berperangai kasar. Mereka bertempur dengan kasar dan menjurus keji. Senjata mereka yang berat dan tajam terayun-ayun menimbulkan kengerian. Seolah yang mereka hadapi bukan manusia saja.:Darah berceceran di mana-mana menjadikan kawasan Kedung Sigowok beraroma amis darah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ketika perkelahian sudah menjurus kepada perang brutal yang tak terkendali, Jaka Bahu akhirnya menarik pasukannya untuk mundur. Dia sendiri dan kawannya sudah hampir putus asa karena belum juga dapat mengalahkan pemuda yang digdaya itu. Meskipun senjata pedang miliknya sudah diayun-ayunkan ke arah kepala dan badan Jaka Bahu, namun semua serangannya gagal. Pemuda itu sangat luar biasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Di pendopo Kadipaten, Jaka Bahu dan Adipati Batang membahas selanjutnya untuk menghancurkan Drubiksa dan kawanannya yang jelas-jelas menjadi penghalang bagi keberhasilan usaha pemerintah Kadipaten Batang dan Jaka Bahu membangun bendungan Kali Kramat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Menurut sahibul hikayat, Drubiksa sulit dikalahkan karena mempunyai senjata `piander berupa Pedang Suwedang. Drubiksa dapat dibinasakan jika kepalanya dipenggal dengan pusaka tersebut. Akhirnya dengan bantuan adik Drubiksa yang bernama Drubiksawati, pihak Jaka Bahu bisa mendapatkan pusaka tersebut. Dan selanjutnya da!am perang tanding berikutnya Drubiksa dapat dibinasakan dengan pedang itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kematian Drubiksa menjadikan pengikutnya menyerah, Sebagian mati dalam pertempuran, sebagian melarikan diri meninggalkan Kedung Sigowok, dan sebagian lainnya menyerah. Pemerintah Kabupaten Batang dan Jaka Bahu dapat meneruskan pekerjaannya dengan lancar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sepeninggal Drubiksa dan kawanannya Kedung Sigowok tidak lagi menjadi pemukiman penduduk hingga sekarang. Beberapa warga sekitar Kedung Sigowok masih menceritakan legenda itu, namun lebih banyak lagi yang tidak tahu cerita itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:12;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;KISAH CINTA BAHUREKSO&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;(BERTEMU JODOH DI KALI KRAMAT)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Salah satu siasat perang yang harus ditempuh oleh Bahurekso adalah mendekati Drubiksowati, adik dari Drubikso. Drubikso adalah raja siluman yang berkuasa sepanjang aliran sungai yang menuju pantai utara. Cengkeraman kekuasaan Drubikso menjadikan orang tidak berani sembarangan mengusik wilayahnya. Karenanya wilayah kekuasaan Drubikso dikenal sebagai wilayah keramat, atau Kramat seperti yang dikenal orang sekarang. Dan sungai yang ada di wilayah itu dikenal sebagai kali Kramat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bahurekso mendapat tugas dari Sultan Agung untuk membendung sungai dan membuka hutan di sekitar kekuasaan Drubikso. Maka perselisihan antara Bahurekso dan Drubikso yang merasa daerah kekuasaannya diusik menjadi tidak terelakkan. Awalnya Bahurekso bisa memukul mundur pasukan Drubikso. Namun dengan bersenjatakan Pedang Suwedang, Drubikso batik mendesak mundur Bahurekso.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bahureksopun meminta petunjuk dan ayahandanya Ki Ageng Cempaluk. Karena kekuatan dan kesaktian Drubikso tertetak pada pedang pusakanya, maka Ki Ageng Cempaluk memberi nasehat pada Bahurekso untuk merebut pedang itu. Caranya adalah dengan memanfaatkan adik Drubikso, yakni Drubiksowati. Tapi bagaimana cara bertemu dengan wanita cantik itu? Penjagaan di kerajaan tentu saja ketat sekali, tidak mudah menembusnya. Maka disusunlah taktik bagaimana cara bertemu dengan Drubiksowati. Bahurekso meminta nasehat dari para penasihat ahlinya. Beberapa macam strategi mereka racik. Tempat di mana mereka berkumpul untuk meracik strategi itu yang kini dikenal sebagai kampung Dracik (dari kata racik strategi).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Menurut mata-mata Bahurekso, Drubiksowati gemar bersantai di pinggir kali Kramat menjelang sore hari. Itu satu kesempatan bagus, pikir Bahurekso. Dengan menyamar sebagai orang biasa, dia mencoba mendekati sasaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sejak pertama kali bertemu dengan Bahurekso. Drubiksowati sudah terpesona dengan ketampanan dan kegagahan perawakan lelaki itu. Maka tidaklah terlalu sulit bagi Bahurekso untuk melancarkan jurus-jurus rayuannya. Namun di lubuk hati, Bahurekso sendiri mengakui kecantikan wanita yang ada di hadapannya itu. Benih-benih cintapun mulai tumbuh di hatinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;"Aku sebenarnya tidak tahan hidup berdekatan dengan kakakku. Orangnya keras, tidak bisa dibantah, segala Kemauannya harus dituruti", keluh Drubiksowati di hadapan Bahurekso.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;"Dia juga menyebabkan kesengsaraan bagi orang lain", tambah Bahurekso.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;"Ya, aku sendiri merasa hidup dalam bayang ketakutan. Banyak orang yang memusuhi kakakku. Setiap saat marabahaya ikut mengancamku".&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bahureksopun kemudian membuka jati dirinya. Bahwa dirinya sebenarnya juga merupakan salah satu musuh Drubikso yang hendak mengalahkannya. Namun Drubiksowati kemudian dilanda kebingungan. Di satu sisi dia sudah jatuh cinta pada Bahurekso, tapi di sisi lain, dia juga tidak ingin melihat kakaknya celaka. Bahureksopun memakiumi hal itu. Maka dia merasa tidak perlu terlalu terburu-buru berharap Drubiksowati mau membantu dirinya. Dia kembali membuat janji bertemu dan sedikit demi sedikit memberikan pemahaman pada Drubiksowati tentang pentingnya memikirkan kesejahteraan orang banyak, dan menghilangkan ancaman yang senantiasa disebar oleh Drubikso.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pertemuan dua sejoli Bahurekso dan Drubiksowati terus terjadi di sekitar kali Kramat. Meski Bahurekso mengemban tugas melaksanakan strategi perang, sebagai lelaki normal dia juga menikmati kebersamaan dengan wanita cantik adik musuhnya itu. Di kemudian hari, kawasan kali Kramat menjadi arena mencari jodoh para pemuda pemudi, mengacu pada kebersamaan dan kemesraan yang terjadi antara Bahurekso dan Drubiksowati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Setelah melakukan sekian kali pertemuan, dan terus membujuk, akhirnya Bahurekso bisa meyakinkan Drubiksowati untuk membantu Bahurekso mengalahkan Drubikso.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;"Bagaimana caranya?", tanya Drubiksowati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;“Tolong tunjukkan tempat rahasia di mana Drubikso menyimpan pedang pusakanya, yakni Pedang Suwedang. Pada senjata itulah terletak kekuatan dan kesaktian kakakmu. Jika pedang itu bisa aku rebut, akan lebih mudah mengalahkannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 41.95pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/77513522/3b73634a/DRUBIKSA_DARI_KEDUNG_SIGOWOK.html"&gt;MAU DONWLOAD CHOOiiiii&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-5722321307762397338?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/5722321307762397338/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=5722321307762397338&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/5722321307762397338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/5722321307762397338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/legeda-di-batang.html' title='Legeda Di Batang'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-1151749599381344319</id><published>2008-12-25T05:32:00.001-08:00</published><updated>2008-12-27T23:15:06.465-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Renang</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:16;color:blue;"   lang="IN" &gt;GAYA BEBAS&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:16;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Gaya bebas adalah yang paling cepat dari semua gaya. Dan gaya paling populer yang digunakan dalam berenang rekreasi dan pertandingan. Untuk mengenal lebih seksama, kita bagi gaya bebas ini ke dalam empat tingkat sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bidang-bidang pemusatannya adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 48pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sikap tubuh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 48pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Gerakan kaki&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 48pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Gerakan lengan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 48pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bernafas dan koordinasi gerak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Memperoleh pengetahuan persiapan berenang sebelum melakukan gaya-gaya berikutnya adalah sangat penting bagi anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;Sikap tubuh – “mengambang seperti batang kayu”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Dalam gaya bebas, kedudukan tubuh perenang berada dalam keadaan tengkurap, sikap melintang, lengan lurus tepat di atas kepala, “mengambang seperti batang kayu”. Garis permukaan air pada kepala anda berada tepat di atas alis mata. Seluruh tubuh sedatar mungkin dalam air, tergantung pada kemampuan mengapung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;Gerakan kaki – “gerakan pangkal paha”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Tendangan kaki itu biasanya disebut tendangan mengipas-ngipas, ketika kaki secara bergantian di gerakan ke atas dan ke bawah. Mulailah kita menendang, gerakannya &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dimulai dari pangkal paha dan meneruskannya hingga kejari kaki. Lutut dan pergelangan kaki jangan membengkok terlalu besar, ia lebih merupakan bengkokkan santai. Adalah penting untuk meyakinkan anda agar tidak “mengguncangkan” kaki, melainkan menendangkan masing-masing kaki secara bergantian dari pangkal paha. Jari- jari kaki harus secara wajar mengarah kedalam, saling berhadapan. Tendangan mengibas-ngibas membantu perenang maju kedepan. Namun gerakan ini terutama membantu keseimbangan dan memantapkan tubuh yang cenderung berputar serta gerakan ayunan tangan. Sama dengan ayunan tangan yang bebas ketika kita berjalan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;Gerakan lengan – “menangkap, meraih, menarik, mendorong”&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Untuk memulai gerakan lengan, tubuh anda harus dalam keadaan tengkurap “batang kayu mengambang”, dengan kedua lengan menjulur keatas kepala. Fase/tahap gerak, menarik, dimulai dengan salah satu lengan melakukan gerak “menangkap” dan selanjutnya ditarik ke bawah. Lengan yang lainnya tetap lurus diatas kepala.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ada empat tingkatan gerak menarik lengan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 48pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Menangkap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 48pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mengambil/meraih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 48pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Menarik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 48pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mendorong&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Gerak &lt;i style=""&gt;menangkap &lt;/i&gt;dilakukan dengan telapak tangan menghadap kearah kaki, kemudian dilanjutkan dengan gerak menarik kearah belakang sepanjang bidang khayal melalui garis pertengahan tubuh, sambil menjaga siku tetap diatas permukaan air. Apabila anda meneruskan gerakan lengan dalam gaya bebas ini, maka gerak &lt;i style=""&gt;menarik &lt;/i&gt;pada siku bengkok sampai melewati bahu dilanjutkan dengan gerakan &lt;i style=""&gt;mendorong&lt;/i&gt; air kearah belakang hingga lengan itu berada dalam posisi lurus, dengan ibu jari dalam kedudukan menyentuh paha.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pada tahap ini, setelah tarikan pertama selesai, anda akan melihat bahwa lengan anda akan tetap pada posisi berlawanan antara yang satu dengan yang lainnya, dan sangat mirip dengan kincir angin. Satu lengan masih terjulur di atas kepala anda dalam posisi seperti "kayu mengapung", sementara lengan yang berlawanan terjulur ke bawah di sisi badan anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Gerakan itu dilakukan terus menerus dengan melalui masa pemulihan, atau istirahat, di mana tahap ini akan terjadi, segera setelah lengan berada pada posisi lurus di sisi badan. Pada saat itu gerak lengan dimulai kembali dengan mengangkat siku ke luar dari pemukaan air. Pada saat yang sama, lengan lainnya masih terjulur di atas kepala, mulai dengan tahap gerak "menangkap".&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Lengan yang baru keluar dari permukaan air, adalah penting untuk tetap ,mempertahankan posisi ketinggian siku. dengan sikap tangan rilek di atas permukaan air. Tubuh sebelah atas akan berputar sesuai dengan gerakan lengan, sehingga memungkinkan untuk mengalami masa pemulihan dengan mudah dan rilek.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Lengan yang akan masuk air dimulai dengan lengan bagian bawah dan langsung membelah air. Pertama, bagian ujung-ujung jari tangan yang terletak a lebar bahu, lalu ditarik lurus, dan siap untuk memulai tarikan lengan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;Bernapas dan koordinasi gerak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bernafas dilakukan dengan memutar bukan mengangkat kepala ke samping sampai cukup untuk membebaskan mulut di atas permukaan air. Hal ini harus dilakukan tepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;pada saat lengan pada posisi siap mengambil napas. Setelah menarik napas cepat-cepat, kepala berputar kembali hingga posisi alis mata, pada saat yang sama dengan berakhirnya sikap pemulihan. Sebelum setiap kali menarik napas anda harus mengeluarkan napas melalui mulut dan hidung anda, .sebelum memutar kepala. Setiap perenang akan memiliki Cara tersendiri ke sisi mana is melakukan gerak ambil napas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Gerakan kaki biasanya menghasilkan tendangan dengan enam hitungan yang berarti ada tiga gerakan tendangan ke bawah untuk satu tarikan lengan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pergantian dalam pola menendang dan bernapas di antara para perenang tidaklah luar biasa. Perlu dicatat bahwa seseorang harus membiasakan diri bagaimana cara terbaik bagi dirinya sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-1151749599381344319?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/1151749599381344319/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=1151749599381344319&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/1151749599381344319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/1151749599381344319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/gaya-bebas-gaya-bebas-adalah-yang.html' title='Renang'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-70759601570715909</id><published>2008-12-25T05:23:00.001-08:00</published><updated>2008-12-27T23:15:35.582-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Cerita jawa</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Gaweo Rangkuman seni tradisional ing Indonesia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Langendriyan Mandraswara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kesenian Klangnan Sengkeran Pura Mangkunagaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Langendriyan Mandraswara sawijining kesenian kang tata gelare memper wong utawi ketoprak. Bedane, wacanane para parogone nggunakake tembang. Crita utawa lakone njupuk saka sejarah, mligi sakiwatengene sejarah Majalah ing jaman pemarentahane Sri Kenya Subasiti Brakusuma kang asring sinebut Ratu Ayu. Panen dudu crita sejarah murni, malah kepara nyimpang, awit kapethik pakem wasana (wayang Kelithik). Saka Pakem Wasana iki sabanjure kapilah dadi 4 babak, yaitu Damarwulan Garit, Patine Ranggalawe saka Tuban. Menakjingga Lena lan Dhaupe Ratu Ayu Klawan Damarwulan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Manut makalah seratane RMT Tarwo Sumo Sutargio (Pimpinan Langenpraja Mangkunagaran), kang disiapake kanggo sawijining seminar perbandingan langendriyan gaya Mangkunagaran lan Yogyakarta, langendriyan mandeswara lair lan gedhe ing pura mangkurogaran. Ora ana grup langendriyan manderasworo liya kajaba sing ana Mangkunagaran. Uga, maine langendriyan mandra-swara bung winates ing pandhapa pura Mangkunagaran. Mula ora mokal yen kesenian iki sinebut sengkeran Pura Mangkunagaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ing pertengahan abad kaping 19, ing sala ana sawijining Tuwan Indo Jerman aran Tuwan Gadlieh kang dadi juragan batik. Para buruh bathike bocah-bocah prawan kang adhakane anggone mbathik sinambi nembang, kasengsem klawan tembange para buruh mau, Tuan Gadlieb kepengin nyalurake swara-swara mau menyang sawijining kesenian. Terus dheweke nemoni RMA, Tondhokusumo, salah sijine putra mantu Sri Mangkunagaran IV, kang pencen mumpuni ing babagan gending lan tari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Laku gelare kaya sen jroning radio tonil. Para pelakune lungguh mangun bunderan padha ngadhep teks lan sing kebagian dialog lagi maju ing tengah seperlu nembang lan sawise rampung bali mundur. Tembang-tembange iku mau diiringi tetabuhan gamelan kang gending-gedhinge dijumbuhake klawan swasanane.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Lagi ing jamane MN V dianakake pementasan langendriyan nggangu gelar tari kang dimainake dening paraga cacah telu kanthi peran tokoh Damarwulan. Menakjingga lan Dayun. Pemain uga wis menganggo sandhangan kaya sen wayang wong utawa kethoprak kang dirancang piyambak dening Gusti MN V Langendriyan teru, mangkono sebutan jumbuh karo cacah pemain. Nganti tekan kono lakone winates marang babak katelu, yaiku Menakjingga Lena&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ngancik taun 1920-an, Sri MN VII ngersakake mencere langendriya mandraswara kanthi nambah pemain dadi cacah pitu kang uga katelah langen driyan Pitu. Tumbahan pemain papat mau, yaikut sabdapalon, Noyogenggong, Wahito, lan Puyengkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Panten keseian Langendriyan iki mujudake kesenian kang angel diresapi awit cakepan tetembange uga mighunakake basa Jowo kang memet mula pihak mangkunagaran wektu sumana ora nedya mbiwarakoke langendriyan menyang njaban pura. Langendriyan mandraswara bisa diarani kesenian kangenan awit ya bung winates marang wong kang nduweni seni Jawa kang dhuwur kang bisa ngresepi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Langendriyan mandraswara Mangkunagaran panen wis surut sumangke. Lawas banget ora una kabare. Pemain embuh isih ana apa ora, Ndhapuk Langendriyan luwih angel ketimbang ndhapuk kethoprak lan wayang wong, awit pemaine kudu mumpuni marang panduan tari lan seni swara. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;(Poerwanto Rs). (Dijupuk saking Penjebar Semangat kaca 27 lan 44 Edisi Panjebar Semangat -36/2005)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-70759601570715909?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/70759601570715909/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=70759601570715909&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/70759601570715909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/70759601570715909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/gaweo-rangkuman-seni-tradisional-ing.html' title='Cerita jawa'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-5463781774655861524</id><published>2008-12-25T05:18:00.000-08:00</published><updated>2008-12-27T23:17:54.817-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Makalah'/><title type='text'>Planet</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 24pt; text-indent: -24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;I.&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;Planet &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pengertian &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Matahari bersinar karena sumber cahaya yang ada dalam matahari itu sendiri, karena itu matahari tergolong bintang. Planet-planet tidak memiliki sumber cahaya sendiri. jadi, planet adalah benda langit yang mengelilingi bintang sebagai pusat tata surya, planet tidak menghasilkan cahaya sendiri namun hanya memantulkan cahaya yang diterimanya dari bintang atau matahari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pada bulan Agustus 2006, para ahli astronomi tingkat dunia menyepakati aturan baru tentang pengertian planet yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Planet adalah benda angkasa yang mengorbit mengelilingi sebuah bintang dan ia sendiri bukanlah sebuah bintang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Planet berukuran cukup besar sehingga mampu mempertahankan bentuk bulat seperti bola.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Orbit (garis edar) planet tidak boleh bersinggungan dengan orbit planet tetangganya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Data-Data Planet&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ada tiga cara pengelompokan planet-planet, pertama, planet-planet di kelompokkan dengan Bumi sebagai pembatas, yaitu planet inferior dan planet superior. Planet inferior adalah planet-planet yang orbitnya terletak di dalam orbit Bumi mengitari Matahari. Yang termasuk planet inferior hanya dua planet yaitu planet Merkurius dan Venus. Planet Superior adalah planet-planet yang orbitnya terletak di luar orbit Bumi mengitari matahari. Yang termasuk planet superior adalah Mars , Yupiter&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;, Saturnus, Uranus, Neptunus dan Pluto.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kedua, planet-planet dikelompokkan berdasarkan letak garis edarnya, planet-planet di golongkan atas dua bagian, yaitu planet dalam dan planet luar. Planet dalam adalah planet-planet yang lintasan edarnya berada di antara Matahari dan Bumi. Yang termasuk planet dalam adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Merkurius dan Venus. Planet luar adalah planet-planet yang lintasan edarnya berada diluar peredaran Bumi. Yang termasuk planet luar adalah Mars , Yupiter&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;, Saturnus, Uranus dan Neptunus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ketiga, planet-planet dikelompokkan berdasarkan ukuran dan komposisi bahan penyusunnya, yaitu planet terrestrial dan planet Jovian. Planet terrestrial adalah planet-planet yang ukuran dan komposisi penyusunnya (batuan) mirip dengan Bumi. Yang termasuk planet terrestrial adalah Merkurius, Venus, Bumi dan Mars . Planet Jovian atau planet raksasa adalah planet-planet yang berukuran besar dan komposisi penyusunnya mirip Yupiter&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;, yaitu terdiri dari sebagian besar es dan gas hidrogen. Yang termasuk planet Jovian adalah Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Pluto.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Namun berdasarkan peraturan baru tentang pengertian planet pada bulan Agustus 2006, maka pluto tidak lagi dimasukkan ke dalam golongan planet. Hal ini, disebabkan orbit pluto bersinggungan dengan orbit Neptunus. Jadi tata surya kini hanya memiliki delapan planet yang mengelilingi matahari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Merkurius&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Merkurius adalah planet terkecil dalam tata surya. Planet lebih kecil dari bumi dan letaknya paling dekat dengan matahari. Planet ini sering muncul rendah di kaki langit sebelah barat setelah Matahari terbenam. Kadang-kadang juga muncul di kaki sebelah timur menjelang matahari terbit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Merkurius memiliki diameter lebih kurang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;4.878 km dan jarak rata-ratanya dari matahari adalah 57,9 juta km. Karena letaknya paling dekat dengan matahari, maka planet inilah yang paling banyak mendapatkan cahaya atau panas Matahari, Akibatnya, suhu permukaan di siang hari dapat mencapai 430&lt;sup&gt;0 &lt;/sup&gt;C dan pada malam hari sangat dingin, yaitu -170&lt;sup&gt;o&lt;/sup&gt;C.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Merkurius memiliki massa 330 x 10 &lt;sup&gt;21&lt;/sup&gt; kg sedangkan massa jenis merkurius adalah 5,40 g/cm&lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt;. Sekali beredar mengelilingi Matahari, merkurius memerlukan waktu sebesar 88 hari. Sedangkan kala rotasi planet merkurius adalah 59 hari. Gravitasi planet merkurius adalah 3,724 m/s&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;. Planet Merkurius tidak memiliki satelit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;sup&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Venus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Planet venus selalu tampak bercahaya terang. Planet ini paling dekat dengan Bumi. Ukuran planet ini hampir sama dengan bumi. Venus kadang-kadang terlihat di sebelah timur sebelum matahari terbit sehingga sering disebut Bintang Timur atau Bintang Pagi. Kadang-kadang venus juga terlihat di sebelah barat sebelum matahari terbenam, sehingga dinamakan Bintang senja, Bintang Barat, atau Bintang Malam. Ada lagi yang menyebutnya Bintang Kejora.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Jarak rata-rata antara Venus dan matahari adalah 108,2 juta km. Diameter Venus kira-kira 12.100 km, sekali beredar mengelilingi Matahari, venus memerlukan waktu 224,7 (dibulatkan menjadi 225) hari di bumi. Sementara itu kala rotasi planet venus adalah 243 hari. Di sini terlihat bahwa planet ini lebih cepat mengitari Matahari dari pada berputar pada porosnya. Hal aneh ini ialah arah rotasinya yang berlawanan dengan arah rotasi planet-planet lain, yaitu dari timur ke barat. Planet venus memiliki massa 492 x 10&lt;sup&gt;22&lt;/sup&gt; kg sedangkan massa jenis Venus adalah 5200 kg/m&lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt;.Gravitasi Venus adalah 8,918 m/s&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;. planet Venus tidak memiliki satelit. Planet Venus adalah planet paling panas dalam tata surya, karena memiliki suhu 480&lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt;C. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bumi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bumi merupakan satu-satunya planet di tata surya yang dihuni oleh makhluk hidup. Bumi merupakan planet ketiga terdekat dengan matahari. Bumi mempunyai atmosfer yang tersusun dari nitronen (N&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;) 78%, Oksigen(02) 21%, dan sisanya 1% terdiri dari argon, karbon dioksida, ozon dan gas-gas lain. Diameter bumi kurang lebih 12.756 km dan kira-kira dua pertiga dari permukaan bumi ditutupi oleh air.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Satu kali rotasi bumi pada porosnya memerlukan waktu 24 jam. Sedangkan kala revolusi bumi terhadap matahari adalah 365 &lt;sup&gt;1&lt;/sup&gt;/&lt;sub&gt;4&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;hari atau satu tahun untuk satu kali putaran. Bumi memiliki gravitasi adalah 9,8 m/s&lt;sup&gt;2 &lt;/sup&gt;. jarak terjauh Bumi dari Matahari adalah 152 juta km sedangkan jarak terdekatnya adalah 147 juta km. Massa Bumi adalah 5,98 x 10&lt;sup&gt;24&lt;/sup&gt; kg. Atau 6 x 10&lt;sup&gt;24 &lt;/sup&gt;kg. Sedangkan massa jenis Bumi adalah 5,25 g/cm&lt;sup&gt;3 &lt;/sup&gt;. Bumi memiliki sebuah satelit yaitu Bulan, Bulan selalu mengelilingi Bumi dalam peredarannya mengitari Matahari, Bumi satu-satunya planet di tata surya yang dihuni makhluk hidup.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mars &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Planet Mars &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;juga disebut planet merah, disebut planet merah karena jika dilihat langsung dengan mata atau teropong planet Mars &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tampak berwarna kemerah-merahan. Mars &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;mempunyai saat-saat bersinar terang dan bersinar lemah. Pada saat terang, kita mudah menemukan planet Mars &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;di langit yaitu saat Bumi berada di antara Mars&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan matahari. Tetapi bukan segaris. Pada saat bersinar lemah, Mars &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;berada paling jauh dari Bumi dan tampak hanya seperti planet merah. Mars &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;memiliki diameter 6.786 km.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mars &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;berputar pada porosnya membutuhkan waktu 24,6 jam sedangkan kala revolusinya adalah 687 hari. Gravitasi Mars &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;adalah 3,724 m/s&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;. Mars &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;memiliki massa sebesar 66 x 10&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; kg, sedangkan massa jenis Mars &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;adalah 3,93 g/cm&lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt;. jarak rata-rata Mars &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dengan matahari adalah 249,1 juta km. Mars &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;memiliki dua buah satelit yaitu Phobos dan Deimos.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Yupiter&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Yupiter&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;adalah planet kelima terdekat ke matahari. Menurut orang Romawi kuno. Yupiter&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;adalah raja langit. Nama tersebut memang cocok karena Yupiter&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;merupakan planet terbesar dalam tata surya. Massa Yupiter&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;adalah 1.908 x 10&lt;sup&gt;24&lt;/sup&gt; kg sedangkan massa jenis Yupiter&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;adalah 1,33 g/cm&lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt;. Diameter planet ini 142,984 km atau sekitar 11 kali diameter Bumi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Jarak planet Yupiter&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ke matahari adalah 778 juta km. Gravitasi planet Yupiter&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;adalah 24,794 m/s&lt;sup&gt;2 &lt;/sup&gt;. Kala rotasi Yupiter&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;adalah 9,8 jam sedangkan kala revolusi terhadap matahari adalah 11,9 tahun. Planet Yupiter&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;memiliki 16 satelit, yaitu Metis, Adrastea, Amalthea, Thebe, Lo, Europa, Ganymede, Callisto, Himalia, Lysithea, Elara, Ananke, Carme, Pasiphae, Sinope.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Saturnus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Saturnus merupakan planet yang besar dan merupakan planet terindah untuk dipandang. Keindahan tersebut karena adanya cincin-cincin yang melingkarinya yang terdiri dari bongkahan es atau batu kerikil yang dilapisi es. Planet ini tampak berwarna kekuning-kuningan. Diameter planet ini 120.536 km, dan jaraknya dari matahari sejauh 1.426 juta km. Kala revolusinya adalah 29,5 tahun dan kala rotasinya lebih kurang 10,7 jam. Planet saturnus memiliki massa 5.658 x 10&lt;sup&gt;23&lt;/sup&gt; kg sedangkan massa jenisnya adalah 0,71 g/cm&lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt;. gravitasi planet saturnus adalah 10,486 m/s&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Saturnus memiliki atmosfer yang terdiri dari hidrogen dan helium. Selain itu, ada juga sejumlah kecil gas metana, uap air, dan gas amonia. Saturnus memiliki 19 satelit yaitu 19805.28, 19805.27, 19805.26, Epimetheus, Janus, Mimas, Mimas co-orbital, Enceladus, Tethys, Calypso, Telesto, Dione, 19805.6, Dione co-orbital, Rhea, Titan, Hyperion, Iapetus, Phoebe. Dan di antara satelit-satelit tersebut yang paling besar adalah Titan dengan diameter 5.120 km.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Uranus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Planet Uranus ditemukan oleh Sir Wilhelm Herschell dari inggris pada tahun 1781. planet ini memiliki jarak rata-rata dari matahari lebih kurang 2.869 juta km. Planet ini diselubungi oleh awan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tebal sehingga sulit diselidiki permukaannya. Massa peredaran mengelilingi matahari (kala revolusi) adalah 84 tahun dan kala rotasinya adalah 17 jam dengan arah rotasi sama seperti venus, yaitu dari timur ke barat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Diameter uranus mencapai 51.118 km. Massa uranus adalah 8724 x 10&lt;sup&gt;22 &lt;/sup&gt;kg sedangkan massa jenisnya adalah 1,27 g/cm&lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt;. gravitasi planet uranus adalah 9,016 m/s&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;. planet uranus memiliki 15 satelit yaitu Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, Oberon, dan sepuluh lagi belum diberi nama. Planet ini tampak berwarna hijau kebiru-biruan. Atmosfer planet ini terdiri dari hidrogen, helium, dan metana. Karena jauh dari matahri, atmosfer planet ini sangat dingin, kira-kira -90&lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt; C.&lt;sup&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;8.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Neptunus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Planet ini lebih besar dari pada Bumi, tetapi tidak dapat dilihat tanpa alat bantu karena letaknya jauh. Neptunus sering di sebut kembaran dari Uranus dan sering juga disebut Planet Pembuat Ulah karena sering beredar dengan meninggalkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;garis edarnya. Diameter Neptunus hampir sama dengan Uranus yaitu 49.528 km. Karena jaraknya lebih jauh ke matahari yaitu lebih kurang 4.490 juta km. Planet ini berwarna cerah kebiru-biruan, karena memiliki atmosfer yang terdiri dari hidrogen, helium dan metana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Planet Neptunus memiliki massa, sebesar 1032 x 10&lt;sup&gt;23 &lt;/sup&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kg sedangkan massa jenisnya adalah 1,70 g/cm&lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt;. Gravitasi planet ini adalah 11,564 m/s&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;. sekali beredar mengelilingi Matahari, Neptunus memerlukan waktu 164,8 tahun sedangkan kala rotasi adalah 15,8 jam. Planet Neptunus memiliki 8 satelit yaitu Triton, Nereid dan enam yang lainnya belum diberi nama.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 24pt; text-indent: -24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;II.&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;ASTEROID&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="line-height: 150%;color:blue;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Arial;"&gt;Pengertian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pada tahun 1801, Piazzi seorang astronom bangsa Itali melakukan observasi dengan teleskop menemukan benda langit yang berdiameter lebih kurang 2 km beredar mengelilingi Matahari. Dalam beberapa tahun kemudian ternyata ditemukan pula beberapa benda semacam itu. Benda-benda itu mengorbit mengelilingi Matahari pada jarak antara Mars &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dan Yupiter. Pada awalnya orang menyebut benda ini sebagai planet, tetapi karena ukurannya jauh lebih kecil dari planet dan benda-benda ini sangat banyak jumlahnya. Maka benda-benda langit ini disebut asteroid atau planetoid (planaet kecil).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Jadi, asteroid adalah benda-benda langit berukuran kecil yang mengelilingi Matahari pada lintasan tertentu. Bentuk sisinya tidak beraturan sehingga orang mengatakan bahwa asteroid adalah pecahan-pecahan sebuah benda langit. Bentuk lintasannya menyerupai lingkaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="2" type="a"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="line-height: 150%;color:blue;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Arial;"&gt;Contoh-contoh      Asteroid&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:11;color:blue;"   lang="IN" &gt;Asteroid tersebut yang ditemukan ialah Ceres dengan diameter 770 km. Telah ditemukan lebih dari 5.500 asteroid dan beberapa di antaranya ialah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:11;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:11;color:blue;"   lang="IN" &gt;Pallas, garis tengahnya 560 km.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:11;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:11;color:blue;"   lang="IN" &gt;Juno, garis tengahnya 190 km.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:11;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:11;color:blue;"   lang="IN" &gt;Vesta, garis tengahnya 360 km.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 24pt; text-indent: -24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;III.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;KOMET&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pengertian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Komet adalah benda langit yang mengelilingi Matahari dengan garis edar atau orbit yang berbentuk sangat lonjong. Komet menyerupai bintang berekor karena apabila ia mendekati Matahari, maka komet mendapat lorongan angin Matahari sehingga ekornya yang berpijar berada di belakangnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: 30pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Komet terdiri dari kumpulan debu dan gas yang dapat membeku jika jauh dari Matahari. Ekor komet selalu menjauh matahari. Apabila komet mendekati Matahari maka ekornya berada di belakang dan apabila komet menjauhi Matahari maka ekornya berada di depan. Panjang komet mencapai jutaan kilometer. Semakin dekat dengan Matahari, maka ekornya semakin panjang&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Contoh-contoh komet&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Berikut ini adalah contoh beberapa komet yang sudah diketahui oleh orang :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Komet Eneke, muncul setiap 3 tahun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Komet Halley, muncul setiap 76 tahun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Komet West, muncul pada tahun 1976.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Komet Ikeya-seki, muncul pada tahun 1965.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;e.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Komet Kohoutek, muncul pada tahun 1973.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;f.&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Komet Howard-Koomen-Michel, muncul tahun 1979.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;g.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Komet Shoemaker-Levy, muncul tahun 1993.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 24pt; text-indent: -24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;IV.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;METEOR DAN METEORID&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="line-height: 150%;color:blue;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Arial;"&gt;Pengertian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Meteorid adalah anggota tata surya yang kemungkinan berasal dari komet dan bagian-bagian pecahan asteroid. Meteroid adalah benda-benda langit kecil yang mengelilingi matahari dan terdapat di ruang antara planet. Kadang-kadang meteorid bisa tertarik oleh gravitasi planet sehingga memasuki atmosfer Bumi. Ukuran meteorid mulai dari sebutir biji padi sampai dengan batu besar bulat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Meteor adalah meteorid yang berpijar karena bergesekan dengan atmosfer. Meteorid-meteorid yang memasuki atmosfer Bumi dengan kelajuan tinggi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Menurut para ahli, meteor tersusun dari besi dan nikel. Meteorid digolongkan menjadi 3 jenis :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Meteorid besi nikel mengandung 90% dan 8% nikel.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Meteorid batu mengandung banyak kalsium dan magnesium.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;meteorid tektit mengandung asam kersik 80%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 99pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="2" type="a"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%;color:blue;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Arial;"&gt;Proses terjadinya Meteor&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:10;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Adapun proses terjadinya meteor yaitu adanya gerakan dengan atmosfer Bumi yang mengakibatkan panas dan menimbulkan pijar pada bagian luar meteorid, yang bisa kita lihat berupa lintasan cahaya di langit bila hal itu terjadi pada malam yang cerah. Lintasan cahaya di langit itulah yang kita sebut meteor atau lebih sering di sebut bintang jatuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Banyak Ilmuwan menduga lintasan cahaya itu sebagai komet, yaitu benda langit yang terdiri dari batu, debu dan gas yang mengelilingi Matahari dengan lintasan yang sangat lonjong. Akan tetapi, komet jauh berada di luar atmosfer Bumi sehingga gerakannya tidak dapat dilihat dalam sekali pandang. Jadi, ilmuwan menyimpulkan bahwa lintasan cahaya itu bukanlah komet.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 24pt; text-indent: -24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt;V.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;Bulan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pengertian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bulan adalah satelit alami yang dimiliki oleh Bumi, yang bersama Bumi mengelilingi Matahari. Bulan tidak memiliki sinar sendiri, melainkan hanya memantulkan sinar Matahari yang datang padanya. Bulan terbentuk sekitar 4.600 juta tahun yang lalu bersamaan dengan terjadinya Bumi. Perbedaan batuan (yang terdapat di bulan dan di bumi) menunjukkan bahwa keduanya tidak pernah bersatu. Dari pengamatan astronot atau kosmonot, diperoleh bahwa bentuk Bulan seperti bola dan permukaan Bulan tidak rata, melainkan bergunung-gunung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sifat-sifat Bulan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Jarak rata-rata Bulan dan Bumi adalah 384.400 km. Di bulan tidak ada atmosfer sehingga gravitasi bulan yang sangat kecil kira-kira &lt;sup&gt;1&lt;/sup&gt;/&lt;sub&gt;6&lt;/sub&gt; kali gravitasi Bumi atau 1,62 m/s&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; menyebabkan gaya tarik Bulan terlalu lemah untuk dapat mengikat atmosfernya (angkasanya). Selain itu, tidak adanya atmosfer di bulan menjadikan perubahan temperatur di permukaannya sangat besar yaitu 110&lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt; C di tempat yang terkena sinar Matahari dan -173&lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt; di tempat yang tidak terkena sinar Matahari sehingga tidak memungkinkan adannya kehidupan. Bulan memiliki massa 3,3 x 10&lt;sup&gt;23&lt;/sup&gt; kg sedangkan massa jenisnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Tidak adanya atmosfer di Bulan menyebabkan empat kejadian berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Suhu dipermukaan Bulan dapat berubah sangat cepat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bunyi tidak dapat menjalar (merambat)di bulan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Langit di Bulan tampak hitam kelam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Di bulan tidak ada siklus air.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bulan berevolusi mengitari Bumi dengan arah negatif (berlawanan arah jarum jam) pada orbit berbentuk elips dengan period sinodik 29,5 hari atau period siderik 27,3 hari. Sambil berevolusi dengan arah negatif mengitari Bumi, Bulan juga berotasi dengan arah negatif terhadap porosnya. Sifat unik Bulan adalah period rotasinya sama dengan period revolusinya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Artinya, sekali Bulan mengitari Bumi, maka sekali juga Bulan mengitari porosnya. Artinya, muka Bulan yang menghadap Bumi tidak pernah berubah. Untuk tepat mengitari Bumi satu kali, Bulan sesungguhnya membutuhkan waktu 27,3 hari. Sementara itu, waktu yang diperlukan Bulan sejak Bulan baru ke Bulan baru berikutnya adalah 29,5 hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 24pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-indent: -42pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Mawardi, hidayati, Nur.&lt;i style=""&gt;Ilmu Alamiah Dasar-Ilmu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sosial Dasar-Ilmu Budaya Dasar.&lt;/i&gt; Bandung : CV.Pusaka Setra.2000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-indent: -42pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;a href="http://organisasi.org/"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;http://organisasi.org/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;definisi meteor, meteorid, komet, satelit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Haryanto. &lt;i style=""&gt;SAINS Jilid 6&lt;/i&gt;. Jakarta : Erlangga. 2007&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-indent: -42pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kanginan, Marthen. FISIKA. Jakarta : Erlangga. 1996&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 42pt; text-indent: -42pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Yasin, Maskuri. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada. 1999&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8751979102970556556-5463781774655861524?l=giotugi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giotugi.blogspot.com/feeds/5463781774655861524/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8751979102970556556&amp;postID=5463781774655861524&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/5463781774655861524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8751979102970556556/posts/default/5463781774655861524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giotugi.blogspot.com/2008/12/i.html' title='Planet'/><author><name>Tugiyono Web</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03103817463006694592</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_t-V-yDhtrUw/STyjsrCOSYI/AAAAAAAAAAo/plphRuj_1m8/S220/tulgi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8751979102970556556.post-5951175625960800915</id><published>2008-12-25T05:13:00.000-08:00</published><updated>2008-12-27T23:16:18.733-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Makalah'/><title type='text'>Manfaat Teknologi</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;BAB I&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;PENDAHULUAN&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:8;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:8;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kita ketahui bahwa sebenarnya sejak dulu teknologi sudah ada atau manusia sudah menggunakan teknologi. Seseorang menggunakan teknologi karena manusia berakal. Dengan akalnya manusia ingin keluar dari masalah, ingin hidup lebih baik, lebih aman dan sebagainya. Perkembangan teknologi terjadi karena seseorang menggunakan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pada satu sisi, perkembangan dunia IPTEK yang demikian mengagumkan itu memang telah membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik yang cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis. Demikian juga ditemukannya formulasi-formulasi baru kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia. Kemajuan IPTEK benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, dalam makalah ini, kami mencoba memberikan penjelasan tentang manfaat teknologi bagi kehidupan manusia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:12;color:blue;"   lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:14;color:blue;"   lang="IN" &gt;BAB II&lt;o
